Prediksi Menhub 3.6 Juta Pemudik Akan Balik ke Kota Asal Hari Minggu

oleh -126 Dilihat
Prediksi Menhub 3.6 Juta Pemudik Akan Balik ke Kota Asal Hari Minggu
Sumber : simomot.com

Prediksi Menhub 3.6 Juta Pemudik Akan Balik ke Kota Asal Hari Minggu

www.suryanenggala.id-Pemerintah saat ini memberlakukan larangan mudik Lebaran. Namun, masih ada masyarakat yang memaksakan diri untuk pulang kampung. Bahkan, banyak pula masyarakat yang mudik sebelum masa pelarangan 6-17 Mei 2021.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan, menurut pantauan yang dilihat mudik masih bisa terjadi lagi besok dan lusa.
“Kami mengimbau untuk tetap tidak melakukan mudik karena itu akan lebih baik. ”ucap Budi.

Budi juga membahas tentang rencana kepulangan pemudik ke kota asal setelah Lebaran. Budi Karya Sumadi, memprediksi, sebanyak 3,6 juta orang akan kembali dari mudik di kampung halaman pada Minggu (16/5). Jumlah ini cukup besar dan potensial bisa menjadi masalah apabila dikaitkan dengan pandemi.

“Dari catatan kami ada 22% yang akan balik pada hari Minggu, H+2. Itu kalau dikuantifikasi kira-kira 3,6 juta. Suatu jumlah yang banyak. ”ucap Budi.

Baca juga :

Karenanya, dia mengimbau para pemudik menunda kembali ke daerah perantauan atau ke kota. Pangkalnya, berpotensi terjadi kerumunan dan memperbesar risiko tertular Covid-19. Selain itu, Budi Karya mendorong penelusuran kontak (tracing) diintensifkan di beberapa lokasi dengan mobilitas sosial tinggi. Madiun, Ngawi, Surabaya, Solo, Yogyakarta, Cirebon, hingga wilayah Sumatra, misalnya.

“Yang kedua kami mengusulkan bahwa dilakukan tracing yang intensif di beberapa tempat yang konsentrasinya besar. Katakanlah di Madiun, Ngawi, Surabaya, Solo, Yogya, Semarang, Cirebon, Jakarta. Bahkan yang dari Sumatera di Bakauheni dilakukan tracing secara intensif. Sehingga kami mengusulkan nanti Pak Menko (Perekonomian Airlangga Hartarto) dan Pak Menkes (Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin) memberikan vaksin gratis untuk mereka yang melakukan perjalanan darat,. ”ucap Budi.

Sementara itu, Menurutnya, terjadi kenaikan jumlah orang keluar dari daerah asal sekitar 20%-30% selama 20 April-5 Mei. Dengan demikian, beberapa memilih pulang kampung sebelum pelarangan mudik berlaku pada Kamis (6/5).

Berdasarkan evaluasi sementara larangan mudik, terjadi penurunan signifikan perjalanan udara sebesar 93% pada 6-9 Mei 2021. Perjalanan laut dan kereta api juga demikian hingga 90%, sedangkan perjalanan darat hanya susut 40%.

“Artinya, rencana kita untuk melakukan peniadaan mudik pada penumpang dan memberikan seluas-luasnya pergerakan pada logistik itu terjadi dengan baik. ”ucapnya.
(Tim)

Responses (2)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *