Bulog Madiun Siagakan 60 Ribu Ton Beras dan 280 Ribu Liter Minyak Goreng Jelang Lebaran

oleh -126 Dilihat
Bulog Madiun Siagakan 60 Ribu Ton Beras dan 280 Ribu Liter Minyak Goreng Jelang Lebaran

Bulog Madiun Siagakan 60 Ribu Ton Beras dan 280 Ribu Liter Minyak Goreng Jelang Lebaran

www.suryanenggala.id – Madiun. Perum Bulog Cabang Madiun memastikan stok pangan pokok di wilayah kerjanya dalam posisi aman guna mengantisipasi lonjakan permintaan menjelang Ramadan dan Idulfitri. Saat ini, cadangan beras yang disiagakan mencapai 60.000 ton, jumlah yang dinilai surplus untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga pasca-Lebaran.

Pimpinan Cabang Perum Bulog Madiun, Agung Sarianto, merinci bahwa selain beras, pihaknya juga menguasai stok minyak goreng dalam jumlah besar.

“Stok beras kami posisi saat ini sekitar 60 ribu ton. Selain itu, kami juga memiliki cadangan minyak goreng yang signifikan, yakni kurang lebih 280.000 liter,” ujar Agung saat memberikan keterangan resmi terkait kesiapan logistik pangan, Senin (9/3).

Optimalkan Jaringan Mitra Distribusi
Untuk menjaga stabilitas harga di tingkat konsumen, Bulog menerapkan strategi distribusi melalui penguatan peran mitra strategis. Langkah ini diambil agar penetrasi pasar tidak hanya mengandalkan operasi mandiri oleh Bulog, tetapi menjangkau pelosok melalui jaringan retail.

Agung menjelaskan, distribusi dilakukan melalui Kelompok Kios Mitra Pangan (KKMP), Kios Distribusi Mitra Pangan (KDMP), serta jaringan Rumah Pangan Kita (RPK) yang tersebar di berbagai titik strategis.

“Dalam operasionalnya, Bulog tidak selalu hadir sendiri di lapangan. Para mitra seperti KKMP dan KDMP mengambil pasokan dari kami untuk kemudian disalurkan langsung kepada masyarakat. Sinergi ini memastikan perputaran barang lebih efektif dan merata,” jelasnya.

Suplai Rutin ke Pasar Tradisional
Terkait komoditas minyak goreng, Bulog melakukan pengiriman rutin setiap pekan ke pasar-pasar pantauan (SP2KP) dan pasar tradisional lainnya. Setidaknya, dua unit armada truk dikerahkan secara berkala untuk menjaga ketersediaan di tingkat pedagang.

Setiap truk pengiriman memuat sekitar 600 hingga 700 karton minyak goreng. Dengan estimasi satu karton berisi 12 liter, maka total pasokan yang digelontorkan mencapai belasan ribu liter per minggu.

“Penyaluran kami lakukan secara bertahap dan terukur agar distribusi tetap terjaga hingga hari raya nanti,” tambah Agung.

Permintaan Beras SPHP Tembus 200 Ton per Hari
Di sisi lain, tren permintaan terhadap beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) terus menunjukkan grafik meningkat. Berdasarkan data Bulog Madiun, rata-rata serapan dari pedagang pasar maupun pengecer berada di kisaran 100 hingga 200 ton per hari.

Tingginya permintaan beras SPHP ini menjadi instrumen utama pemerintah untuk menekan potensi gejolak harga di pasaran selama periode Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN). Dengan stok yang melimpah, masyarakat diimbau untuk tidak melakukan panic buying karena pasokan dipastikan tersedia di berbagai lini pasar.

(Pras)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *