Presiden Ukraina Merasa Ditinggalkan Saat Hadapi Rusia

oleh -135 Dilihat
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky (Foto: AP Photo, FILE)

Presiden Ukraina Merasa Ditinggalkan Saat Hadapi Rusia

www.suryanenggala.id – Surabaya. Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky merasa negaranya diabaikan oleh Amerika Serikat dan Pakta Pertahanan Negara Atlantik Utara (NATO) di tengah invasi Rusia yang kian meluas. Zelensky mengatakan Ukraina dibiarkan sendiri mempertahankan negaranya dari serangan Rusia yang melancarkan invasi besar-besaran hingga kini telah menewaskan 130 warga Ukraina.

“Kami dibiarkan sendiri untuk mempertahankan negara kami,” kata Zelensky dalam pidato yang direkam dalam video, dikutip dari AFP, Jumat (15/2).

“Siapa yang siap bertempur bersama kami? Saya tidak melihat siapapun. Siapa yang menjamin aksesi Ukraina ke NATO? Semua orang takut,” imbuhnya.

Presiden Ukraina Merasa Ditinggalkan Saat Hadapi Rusia
Presiden Volodymyr Zelensky merasa Amerika dan NATO tak cukup membantu dan membantu Ukraina menghadapi invasi Rusia. (Foto: via REUTERS/UKRAINIAN PRESIDENTIAL PRESS SER)

Berdasarkan laporan yang Zelensky terima hingga Kamis (24/2) malam, setidaknya ada 137 warga Ukraina baik anggota militer maupun warga sipil yang tewas karena serangan rudal Rusia. Sementara itu 316 orang lainnya terluka.

Zelensky mengungkapkan “kelompok sabotase” Rusia juga telah memasuki ibu kota Kiev. Ia mendesak warga ibu kota untuk tetap waspada dan mematuhi jam malam yang telah ditentukan.

Zelensky menegaskan dia dan keluarganya tetap akan berada di Ukraina, meskipun Rusia mengidentifikasi dia sebagai target utama mereka.

Militer Rusia mengklaim telah menghancurkan 74 target militer milik Ukraina di hari pertama serangannya. “Sebelas lapangan terbang Ukraina, tiga pos komando dan satu pangkalan angkatan laut telah dihentikan operasinya,” kata juru bicara Kementerian Pertahanan Rusia, Igor Konashenkov, dalam sebuah pengarahan yang disiarkan televisi, dilansir The Moscow Times, Jumat (25/2/2022).

Tak hanya itu, Rusia juga telah menghancurkan 18 stasiun radar Ukraina dari sistem rudal S-300 dan Buk-M1, menembak jatuh empat drone tempur Bayraktar TB-2 dan satu helikopter tempur.

(Sumber : CNN Indonesia, Detik.com)

(gd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *