Dalam Kunjungannya, Presiden Jokowi Terkesan Melihat Komoditas Porang Di Kabupaten Madiun

oleh -177 Dilihat

Dalam Kunjungannya, Presiden Jokowi Terkesan Melihat Komoditas Porang Di Kabupaten Madiun

www.suryanenggala.id-Madiun. Setelah memberikan pengarahan kepada forkopimda se – Provinsi Jawa Timur secara virtual, di Pendopo Ronggo Djoemeno, Caruban, Kabupaten Madiun, Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan rombongan melanjutkan kunjungannya ke pabrik Porang PT Asia Prima Konjac di Desa Kuwu, Kecamatan Balerejo, Kabupaten Madiun Kamis, 19/08/2021.

Presiden Jokowi begitu terkesan saat melihat ratusan bahkan ribuan ton komoditas Porang hasil panen petani di Kabupaten Madiun dan daerah sekitarnya yang siap diproduksi oleh PT Asia Prima Konjac menjadi olahan yang memiliki nilai ekonomi tinggi dan siap untuk diekspor ke beberapa negara tetangga. Sejak awal Presiden Jokowi memang menaruh harapan besar terhadap Porang. Untuk itu, dirinya menetapkan Porang menjadi salah satu komoditas baru unggulan untuk menopang pangan di negeri Indonesia ini.

Presiden langsung meninjau lokasi pabrik porang di kabupaten Madiun

Presiden Jokowi menjelaskan bahwa beliau senang karena berkat PT Asia Prima Konjac, Porang diolah menjadi komoditas yang memiliki nilai tambah bagi petani. “Tadi saya sempat tanya ke petani Porang, dengan luasan lahan satu hektar bisa menghasilkan porang 15-20 ton. Bahkan hasilnya per musim tanam pertama bisa sampai 40 juta ton dalam kurun 8 bulan. Ini sebuah nilai yang sangat besar dan pasarnya masih terbuka,” ujar Presiden Jokowi.

Dalam beberapa kesempatan, Bupati Madiun juga berharap melalui pengembangan Porang ini masyarakat kabupaten Madiun utamanya petani porang harus mendapat dampak multi player efecknya, sehingga tidak menjadi penonton di daerahnya sendiri. “Untuk itu, pihaknya telah melakukan intervensi agar tanaman Porang yang menaman petaninya, industri kebagian untuk pasca panennya”, jelasnya. (ags)

(Sumber: Kominfo Madiun)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *