Tito Karnavian Minta APKASI Bantu Tangani Pandemi dan Pemulihan Ekonomi

oleh -191 Dilihat
Tito Karnavian menutup Munas V APKASI dan mengukuhkan Ketua Umum serta Dewan Pengurus APKASI 2021–2026. (Foto: Suryanenggala/puspen Kemendagri)

Tito Karnavian Minta APKASI Bantu Tangani Pandemi dan Pemulihan Ekonomi

www.suryanenggala.id — Jakarta. Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian meminta Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) berkontribusi menangani pandemi Covid-19 sekaligus membantu memulihkan ekonomi.

Hal ini, diungkapkan Mendagri saat menutup Munas V APKASI Tahun 2021 dan mengukuhkan Ketua Umum serta Dewan Pengurus APKASI Masa Bhakti 2021–2026. Di Hotel Indonesia Kempinski, Jakarta.

“Jangan hanya bicara soal recovery ekonomi, karena pandeminya saja belum selesai,” tutur Mendagri berdasarkan keterangan yang diterima Suryaneggala Sabtu, 27 Maret 2021.

Mendagri menegaskan, aspek kesehatan dan ekonomi sama pentingnya untuk diselamatkan. Oleh karena itu, ia meminta APKASI bekerja keras bersama Pemerintah menangani pandemi Covid-19 dan dampak sosial ekonominya.

Baca Juga :

“Pandemi itu tetap ditangani, sambil kita terus recovery, itu bukan sesuatu yang gampang. Karena both must be saved, dua-duanya harus diamankan, kita tidak bisa menafikan salah satu,” sebutnya.

Menurutnya, pandemi Covid-19 merupakan pandemi terluas yang pernah ada, dan melanda hampir seluruh negara di dunia. Selain itu, pandemi Covid-19 juga menimbulkan efek domino yang perlu ditangani secara serius.

“Ini krisis multidimensi, bukan hanya satu masalah, tidak hanya kesehatan, tapi efek dominonya banyak sekali. Kesehatan, kemanusiaan, setelah itu muncul tekanan ekonomi karena pembatasan kegiatan, dan tekanan keuangan, kemudian masalah sosial,” tandasnya.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo dalam pembukaan Munas V APKASI mengatakan bahwa penanganan pandemi erat kaitannya dengan pemulihan ekonomi wilayah, di mana keduanya harus berjalan beriringan secara seimbang.

Sehingga penanganan isu kesehatan dan pemulihan ekonomi, keduanya harus dapat dicermati dengan baik dalam pelaksanaannya. (tk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *