Musrenbang RKPD Ponorogo 2021-2026, Bappeda Dukung Pemulihan Ekonomi dan Nawa Dharma Nyata
www.suryanenggala.id –Ponorogo. Rencana face off masih menjadi trending topic pada pembahasan Musrenbang RKPD atau Rencana Kerja Pemerintah Daerah Kabupaten Ponorogo 2021-2026 dan juga pembahasan RPJMD di Gedung Bappeda, Kamis, (25/03/21).
Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) adalah penjabaran dari visi, misi, dan program Kepala Daerah yang penyusunannya berpedoman pada RPJPD serta memperhatikan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN).
Seperti pada rencana face off kota Ponorogo di sepanjang jalan HOS Cokroaminoto resmi dimulai, 18 pohon akan dipotong kanan kiri jalan. Menurut keterangan Kepala Bappeda Ponorogo, Ir. Sumarno, M.M., keseluruhan pohon akan diganti pohon Pule, “secara bertahap memang akan diganti, selain itu ada penambahan lebar jalan yaitu 2,5 meter di jalan HOS Cokroaminoto. Karena pertimbangannya akar beberapa pohon ini sudah mengganggu drainase sehingga memang diperlukan peremajaan lagi.” Tuturnya.
Menurutnya, 17 lokasi titik face off direncanakan akan dikerjakan sesuai dengan akuntabilitas. “Sudah dikerjakan secara gotong royong, sesuai dengan akuntabilitas, kita sudah setuju itu. Misalnya BRI mengerjakan 2 titik, di depannya dan sebelahnya, Bank Jatim 3 Lokasi, perempatan pasar Legi sampai kantor pos. Kita hanya menerima barang, tidak menerima uang.” Paparnya pada awak media.
Lebih lanjut ia mengklarifikasi rumor terkait penggantian patung adipura. “Sementara ini sebenarnya belum ada rencana perubahan di patung adipura, tetapi ada pengecatan seluruh patung menjadi hitam seperti pada asalnya.” Jelasnya.
Sementara itu, Bupati Ponorogo ditanya terkait Musrenbang tahun ini mengatakan, “kita fokus dulu ya ke pemulihan ekonomi masyarakat, reformasi pertanian, pemilihan bibit unggul, pengadaan air irigasi, sawah tadah hujan skema sumur dalam, sehingga bisa bercocok tanam seperti harapan. Pemulihan paling cepat adalah pertanian dan refocusing pariwisata.” Tutur H. Sugiri Sancoko, S.E., M.M.
Ia juga menambahkan tentang rencana perbaikan jalan poros yang rusak atau bolong. “Barangkali perbaikan jalan akan kita percepat untuk yang bolong-bolong seperti Sampung, Suren Mlarak, Ngrayun. Semoga nanti segera ada paparan dari Dinas terkait. Supaya kita segera dapat monitor jalan poros mana yang akan kita senggol duluan. Tolong ya media dikabarkan kepada masyarakat dengam baik sehingga kepercayaan terhadap pemerintah juga bisa tumbuh.” Imbuhnya sambil berpamitan pada wartawan.


(LL)
