Lautan Manusia Padati Alun-Alun Reksogati, Ndarboy Genk Sukses Guncang Panggung Sepasma Madiun
www.suryanenggala.id – Magetan. Kemeriahan ajang Sepasar ing Madiun (Sepasma) sukses memecah atmosfer Alun-Alun Rekso Gati, Caruban, Kabupaten Madiun, pada Senin malam (13/7/2026).
Ribuan pasang mata tampak menyemut memenuhi area alun-alun demi menikmati penampilan enerjik dari grup musik Ndarboy Genk.
Tidak sekadar menyajikan hiburan musik, Pemkab Madiun juga memanfaatkan momen ini untuk menghadirkan program edukatif. Bekerja sama dengan OJK, acara diisi dengan sosialisasi literasi keuangan dan penyediaan layanan digital publik bagi para pengunjung.
Menariknya, agenda penunjang transformasi digital daerah juga resmi digulirkan pada malam tersebut melalui peluncuran (launching) metode e-retribusi pasar menggunakan QRIS. Tidak ketinggalan, Pemkab Madiun turut memberikan penghargaan apresiasi pajak daerah kepada perwakilan desa/kelurahan yang tercatat paling cepat melunasi PBB.
Bupati Madiun Hari Wuryanto, menyampaikan rasa terima kasihnya kepada seluruh warga serta mitra perbankan, seperti Bank Jatim dan Bank Indonesia Kediri, yang sukses mengawal kemeriahan Hari Jadi Kabupaten Madiun ke-458.
Baca Juga :


“Saya secara pribadi, bersama Pak Wakil Bupati dan Pak Sekda, menghaturkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh warga Kabupaten Madiun dan terutama Bank Jatim yang terus mendukung rangkaian Hari Jadi Kabupaten Madiun ke-458. Semoga kebersamaan ini menjadi jalan bagi kemakmuran daerah kita,” kata Hari Wuryanto.
Bupati menambahkan, gelaran Sepasma ketiga ini (setelah sukses dilaksanakan di Geger dan Madiun) didedikasikan sebagai bentuk apresiasi atas gotong royong warga. Ia berharap perputaran uang selama event dapat langsung mendongkrak omzet UMKM setempat.
“Kita harap perhelatan ini membawa faedah nyata, menghibur masyarakat, serta mampu mengungkit roda ekonomi lokal. Alhamdulillah, pelaku UKM di Kabupaten Madiun bisa ikut merasakan manfaat ekonominya,” papar Bupati.
Dengan tema utama “Berinovasi dan Berkolaborasi”, Hari Wuryanto berpesan agar warga senantiasa menjaga kerukunan (guyub rukun) agar pembangunan daerah berjalan maksimal.
Sebagai informasi, kemeriahan Hari Jadi Kabupaten Madiun dipastikan belum usai. Berbagai hiburan rakyat masih terus bergulir hingga nantinya ditutup dengan pentas wayang kulit pada 24 Juli mendatang.
( Pras )
