Peringati Hari Jadi ke-458 Kabupaten Madiun, PDGI Jatim Gelar Baksos Kesehatan Gigi dan PMT di Desa Tulung

oleh -252 Dilihat
Peringati Hari Jadi ke-458 Kabupaten Madiun, PDGI Jatim Gelar Baksos Kesehatan Gigi dan PMT di Desa Tulung

Peringati Hari Jadi ke-458 Kabupaten Madiun, PDGI Jatim Gelar Baksos Kesehatan Gigi dan PMT di Desa Tulung

www.suryanenggala.id – Saradan. Dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Madiun ke-458, Pengurus Wilayah Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) Jawa Timur berkolaborasi dengan Pemkab Madiun menggelar kegiatan bakti sosial di Pendopo Kantor Kepala Desa Tulung, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, Sabtu (27/6/2026).

Kegiatan ini berfokus pada penyuluhan kesehatan gigi, edukasi makanan bergizi, serta Pemberian Makanan Tambahan (PMT). Manfaat dari program ini langsung disalurkan kepada 40 anak balita terindikasi stunting dan 3 ibu hamil.

Acara tersebut dihadiri langsung oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Madiun, Erni Hari Wuryanto, S.E.; Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Madiun, Fitriya Noer Hidhayati Purnomo Hadi; serta Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Madiun, Ipung Sigit Budiarto. Turut mendampingi Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Madiun (Pak Pri), Camat Saradan beserta jajaran Forkopimcam, Kepala Desa Tulung, serta para penggerak PKK Kecamatan dan Desa Tulung.

Wakil Ketua 1 PDGI Pengurus Wilayah Jawa Timur, Drg. Marita Dony Istata, menjelaskan bahwa kegiatan bakti sosial ini merupakan agenda tahunan yang ditempatkan secara bergilir di berbagai daerah di Jawa Timur. Setelah tahun lalu sukses dilaksanakan di Banyuwangi dan Jember, tahun ini Kabupaten Madiun dipilih sebagai lokasi utama, bertepatan dengan momentum hari jadi kabupaten.

“Bakti sosial ini bertujuan paling utama untuk meningkatkan derajat kesehatan gigi dan mulut masyarakat. Di daerah kabupaten, tingkat kesadaran kesehatan gigi dan mulut ini memang tergolong masih sangat rendah. Kami berharap kehadiran kami dapat meningkatkan derajat kesehatan tersebut, di samping kami juga memberikan makanan tambahan,” ujar Dony saat diwawancarai di lokasi.

Ia menambahkan bahwa sasaran edukasi ini mencakup masyarakat umum, khususnya ibu hamil dan balita. Dony juga menekankan pentingnya kesehatan gigi terhadap perkembangan dan kecerdasan anak.

“Gigi dan mulut adalah salah satu faktor penting untuk meningkatkan kecerdasan otak. Pengunyahan yang sempurna akan menghasilkan zat gizi yang optimal, sehingga nutrisi yang masuk ke tubuh balita diserap lebih baik untuk perkembangan otak. Imbauan kami untuk orang tua cukup satu: biasakan anak sikat gigi sebelum tidur. Hal itu sederhana, tapi sering kali sulit dikerjakan,” tambahnya.

Adapun paket PMT yang didistribusikan dalam kegiatan ini kaya akan kalori, karbohidrat, dan protein, seperti susu dan kue khusus pertumbuhan.

Ketua TP PKK Kabupaten Madiun, Erni Hari Wuryanto, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada PDGI Wilayah Jawa Timur dan PDGI Cabang Madiun atas kepercayaan meletakkan baksos ini di Desa Tulung. Menurutnya, penanganan stunting dan pendampingan ibu hamil Kekurangan Energi Kronis (KEK) memerlukan pendekatan kolaborasi pentahelix yang harmonis.

“Ibu hamil dengan status KEK adalah tiang pertama kehidupan. Jika ibu kekurangan nutrisi, janin menjadi taruhannya. Kita harus intervensi sejak dini agar bayi lahir sehat dan normal. Sementara untuk balita stunting, masa golden age atau 1.000 hari pertama kehidupan adalah momentum emas yang tidak bisa diulang,” tegas Erni.

Erni juga menggarisbawahi keterkaitan erat antara pemenuhan nutrisi dan kesehatan rongga mulut yang menjadi fokus PDGI.

“Bagaimana mungkin anak-anak kita dapat mengunyah makanan bergizi dengan optimal jika kondisi gigi mereka sakit? Rongga mulut yang sehat adalah gerbang utama bagi penyerapan gizi yang baik,” tuturnya di hadapan para warga.

Di akhir acara, Ketua TP PKK memberikan pesan langsung kepada para ibu penerima manfaat agar bantuan PMT yang diberikan benar-benar dikonsumsi secara mandiri dan tidak dialihkan kepada orang lain.

Ia juga menginstruksikan kepada kader Posyandu serta seluruh kader PKK di semua tingkatan untuk terus mengawal, mendampingi, dan memberikan edukasi tanpa kenal lelah.

“Kader PKK harus terus mendampingi dengan prinsip loyalitas tanpa batas. Semoga langkah kecil melalui kolaborasi erat dengan PDGI Jawa Timur ini mampu membawa perubahan besar demi mewujudkan Kabupaten Madiun yang bebas stunting serta masyarakat yang sehat, bahagia, dan sejahtera,” punggah Erni.

( Pras )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *