Citeureup Festival 2026, Jadi Ruang Warga Rayakan Kearifan Lokal
www.suryanenggala.id – Cimahi. Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-25 Kota Cimahi, Kelurahan Citeureup Kecamatan Cimahi Utara menggelar Citeureup Festival 2026, dengan tema “Bersama Kita Bersatu, Maju Bersama UMKM” bertempat di halaman SLBN Citeureup, Sabtu (13/06/2026).
Pada kegiatan tersebut turut dimeriahkan dengan Bazar UMKM, Gebyar senam bersama, Lomba senam kreasi, Lomba mewarnai, Lomba Hadroh, Lomba fashion show, Cek kesehatan, Door prize dan Musik.
Turut hadir pada kegiatan tersebut Wali Kota Cimahi Ngatiyana, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Hendra Gunawan, Kadinsos Totong Solehudin, Lurah Citeureup Dian Rizki Pratama serta tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya Wali Kota Cimahi mengatakan bahwa Pemerintah Kota Cimahi terus berikhtiar mewujudkan masyarakat hepi lahir dan batin. Ruang hiburan rakyat yang murah, mudah, dan terjangkau jadi salah satu bentuk nyata ikhtiar tersebut.
“Citeureup Festival hadir di tengah tantangan ekonomi dan derasnya berita negatif. Event hiburan seperti ini dinilai penting untuk menjaga semangat dan kebersamaan warga,” ungkapnya.
Ngatiyana menegaskan momentum 25 tahun Kota Cimahi menjadi alasan perayaan dilakukan dengan sukacita dan doa bersama. Wali Kota berharap perjalanan Kota Cimahi ke depan senantiasa dilindungi dan kesejahteraan warganya terus meningkat.
“Berbagai kegiatan meramaikan festival mulai dari bazar UMKM, gebyar senam bersama, aneka lomba, cek kesehatan gratis, donor darah, hingga hiburan rakyat. Semua lapisan masyarakat dari tua hingga muda bisa ikut menikmati,” katanya.
Ia berpesan nelalui festival ini silaturahmi dan solidaritas antar warga semakin erat. Wadah interaksi sosial terbuka diharapkan memperkuat persaudaraan tanpa terkecuali di lingkungan Citeureup.
“Saya berpesan bahwa masyarakat hepi bukan sekadar jargon. Dengan sinergi dan kebersamaan, cita-cita Kota Cimahi hepi lahir dan batin bisa diwujudkan nyata,” pesannya.
Baca Juga :


Sementara itu Lurah Citeureup, Dian Rizki Pratama mengatakan kegiatan tersebut lahir dari semangat gotong royong masyarakat. Festival ini tidak menggunakan konsep kegiatan formal pemerintah, melainkan hasil kolaborasi berbagai unsur masyarakat di tingkat kelurahan.
“Kegiatan ini murni atas dasar kerja sama swadaya masyarakat mulai dari UMKM, lembaga LPM, PKK, Karang Taruna, dan lembaga yang ada di Kelurahan Citeureup. Alhamdulillah, terjadilah, terbuat kegiatan Citeureup Festival,” ungkap Dian saat ditemui awak media.
Menurut Dian, antusiasme masyarakat yang hadir bahkan melampaui perkiraan awal panitia. Undangan yang semula ditujukan untuk warga Citeureup ternyata turut menarik masyarakat dari wilayah sekitar.
Ia menyebut, beberapa peserta bahkan berasal dari luar Kelurahan Citeureup. Salah satunya penerima door prize yang berasal dari wilayah Padasuka, sementara warga dari Cibabat juga turut hadir dalam kegiatan tersebut.
“Antusias warga di luar ekspektasi saya, Alhamdulillah ternyata undangannya untuk Kelurahan Citeureup tapi ternyata tadi ada yang, bahkan yang udah dapat door prize itu pertama dari Padasuka, bahkan ada yang dari Cibabat,” katanya.
Selain menjadi ruang hiburan masyarakat, Citeureup Festival juga diisi dengan kegiatan sosial. Hingga siang hari, layanan pemeriksaan kesehatan gratis tercatat telah dimanfaatkan oleh 110 warga. Sementara kegiatan donor darah berhasil mengumpulkan 52 peserta.
Menjelang Hari Jadi Kota Cimahi ke-25 atau dikenal sebagai tahun perak, Dian berharap momentum tersebut menjadi langkah baru bagi Cimahi untuk terus berkembang dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Ia menilai penguatan sumber daya manusia menjadi salah satu kunci utama bagi Kota Cimahi, terutama melalui sektor UMKM.
“Harapan semoga dalam rangka menyambut HUT Cimahi, Hari Jadi Kota Cimahi Perak yang ke-25 tahun ini, Cimahi bisa lebih maju, lebih baik, utamanya, karena Cimahi tidak punya sumber daya, jadi memang kita harus memberdayakan sumber daya manusia melalui UMKM. Semoga Cimahi nya makin mantap, makin hepi,” pungkasnya.
(DN)
