Diskominfo Umumkan Pemenang Sayembara Logo Hari Jadi ke-458 Kabupaten Madiun
www.suryanenggala.id – Madiun. Menyambut Hari Jadi ke-458 Kabupaten Madiun, Pemerintah Kabupaten Madiun melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) resmi mengumumkan pemenang sayembara desain logo resmi daerah. Langkah ini diambil untuk melibatkan kontribusi aktif masyarakat dalam menyemarakkan hari ulang tahun tersebut.
Kepala Diskominfo Kabupaten Madiun, Suntoko, menyatakan bahwa sayembara yang berlangsung pada 1–31 Mei tersebut berhasil menjaring 38 peserta dari kreator lokal. Berdasarkan hasil verifikasi administrasi, sebanyak 30 peserta dinyatakan lolos, sedangkan 8 peserta lainnya gugur.
Melalui penilaian ketat oleh tim juri, kompetisi dikerucutkan menjadi tiga besar hingga akhirnya menetapkan satu pemenang utama.
“Dari tiga besar ini, telah diperoleh satu pemenang atas nama Mas Ridho Agung Laksono yang beralamat di Desa Bongsopotro, Kecamatan Saradan,” ujar Suntoko dalam keterangan pers di Madiun, Selasa (9/5).
Hasil Penilaian Tiga Besar Sayembara Logo:
Peringkat Nama Pemenang Asal Daerah Total Poin
Juara 1 Ridho Agung Laksono Desa Bongsopotro, Kec. Saradan 3.406
Juara 2Adi Tri Mulyo Desa Babadan Lor, Kec. Balerejo 3.106
Juara 3 Ari Widyanto Desa Kuwu, Kec. Balerejo 3.105
Desain karya Ridho Agung Laksono dipilih oleh dewan juri karena dinilai estetis, memenuhi kriteria penilaian, serta mampu mewakili karakteristik Kabupaten Madiun.
Menurut Suntoko, logo terpilih berhasil mengintegrasikan identitas khas daerah dengan tema besar hari jadi tahun ini, yaitu”Kabupaten Madiun Berinovasi, Berkolaborasi untuk Madiun yang Bersahaja”.
Secara visual, logo tersebut memuat sejumlah elemen filosofis penting:

Baca Juga :
Simbol Kolaborasi: Visual angka 4, 5, dan 8 didesain menyatu sebagai lambang semangat kerja sama antarunsur daerah.
Identitas Budaya: Menyertakan representasi Kabupaten Madiun sebagai “Kampung Pesilat” dan motif batik khas daerah.
Madiun Bersih dan Sehat: Elemen pohon menggambarkan lingkungan hidup yang bersih dan asri.
Madiun Sejahtera: Simbol padi dan jagung merepresentasikan ketahanan pangan yang melimpah.
Keterwakilan Wilayah: Sebanyak 15 kecamatan di Kabupaten Madiun digambarkan melalui 15 butir bulir padi, sementara total 206 desa/kelurahan disimbolkan melalui corak beras putih yang menyerupai angka 206.
Pemkab Madiun memastikan hak penggunaan logo ini terbuka luas untuk seluruh komponen masyarakat, mulai dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD), kecamatan, desa, hingga masyarakat umum.
Dalam waktu dekat, Bagian Tata Pemerintahan akan menerbitkan Surat Edaran (SE) ke instansi dan pemerintah desa. Pemkab juga menyediakan tautan (link) unduhan resmi di situs web dinas agar masyarakat dapat memanfaatkan logo tersebut untuk baliho, banner, maupun media sosialisasi lainnya.
Selain melalui logo, kemeriahan hari jadi juga akan didekatkan ke masyarakat melalui agenda hiburan rakyat Pasar Malam Perayaan Hari Jadi (Sepasma). Tahun ini, Sepasma akan disebar di tiga titik lokasi berbeda agar jalannya acara berjalan merata.
“Harapannya seluruh masyarakat Kabupaten Madiun bisa merasakan gemanya hari jadi. Bukan hanya gema suara dan gelora, tetapi masyarakat ikut proaktif merasakan dan mengikuti, salah satunya dengan menghadiri Sepasma di tiga titik tersebut,” imbuh Suntoko.
Terkait keputusan menggelar sayembara ketimbang memproduksi logo secara internal, Suntoko menegaskan bahwa kebijakan ini sengaja diambil demi merangsang daya inovasi publik.
“Ini biar masyarakat Kabupaten Madiun berinovasi, berkreasi, dan juga ikut memiliki serta berkontribusi dalam penyelenggaraan Hari Ulang Tahun ke-458 Kabupaten Madiun ini,” pungkasnya.
( Pras )
