106 Siswa SMPN 1 Dagangan Ikuti Wisuda Imtihan Tahfidz Al-Qur’an ke-X
Suryanenggala.id, DAGANGAN– SMPN 1 Dagangan menggelar agenda tahunan Imtihan Tahfidz ke-X pada Jumat (22/5/2026). Prosesi kelulusan dan apresiasi bagi siswa penghafal Al-Qur’an ini diikuti oleh 106 wisudawan yang telah menuntaskan target hafalan, mulai dari beberapa juz hingga hafalan paripurna 30 juz.

Acara yang berlangsung di tenda utama lingkungan sekolah tersebut dihadiri oleh Komite Sekolah, Kepala SMPN 1 Dagangan, jajaran dewan guru, ustadz dan ustadzah pengampu tahfidz, serta para orang tua atau wali murid.
Kepala SMPN 1 Dagangan, Sulistya Dwi Susanto, S.Pd., menyatakan bahwa capaian 106 wisudawan pada satu dekade berjalannya program ini merupakan prestasi yang luar biasa untuk kategori sekolah umum.
”Adapun sebaran capaian hafalan para wisudawan tahun ini meliputi kompetensi pada Juz 30, Juz 29, Juz 28, hingga progres hafalan pada Juz 1,” ungkapnya. Jumat, (22/6/2026).
Keberhasilan para siswa tersebut merupakan muara dari program Tahfidz intensif rutin yang diterapkan secara disiplin di sekolah. Para siswa diwajibkan mengikuti pembiasaan dan setoran hafalan setiap Senin sore, Selasa pagi, Rabu pagi, dan Kamis pagi.
Untuk menjaga kualitas bacaan (tajwid) dan kelancaran hafalan (mutqin), program ini diampu langsung oleh ustadz dan ustadzah pilihan yang telah hafal 30 Juz (Hafidz/Hafidzah) serta berpengalaman di bidang karantina Al-Qur’an.
Program Imtihan Tahfidz yang mencapai angkatan ke-X di tahun 2026 ini memiliki rekam jejak sejarah sejak dibentuk pada tahun 2015. Pada awal perintisannya, kegiatan ini dinamakan Wisuda Tahfidz dengan keterbatasan sarana, sehingga target hafalan siswa yang diwisuda baru mencakup tingkatan Juz 30, 29, dan 28.
Gerakan penanaman kecintaan Al-Qur’an di sekolah umum ini diprakarsai oleh almarhum Bapak Rosihan Anwar, S.Ag., yang merupakan guru Pendidikan Agama Islam (PAI) di SMPN 1 Dagangan saat itu. Pondasi program berkelanjutan yang beliau letakkan kini terus berkembang dan berhasil mencetak ratusan generasi penghafal Al-Qur’an baru dari tahun ke tahun di Kecamatan Dagangan.
Acara tersebut diakhiri dengan prosesi sungkeman santri kepada orang tua, doa bersama, serta sesi dokumentasi bersama di atas panggung utama. Melalui kegiatan ini, pihak sekolah berharap tradisi religius tersebut dapat terus terjaga dan menjadi inspirasi bagi sekolah-sekolah umum lainnya di wilayah Kabupaten Madiun.
( Tim )
