Hadir di Caruban, Tomoro Coffee Jadi ‘Ruang Ide’ Baru bagi Generasi Muda Madiun

oleh -495 Dilihat
Hadir di Caruban, Tomoro Coffee Jadi ‘Ruang Ide’ Baru bagi Generasi Muda Madiun

Hadir di Caruban, Tomoro Coffee Jadi ‘Ruang Ide’ Baru bagi Generasi Muda Madiun

www.suryanenggala.id – Madiun. Tren gaya hidup minum kopi (ngopi) di Kabupaten Madiun kian menggeliat. Hal ini ditandai dengan peresmian gerai ke-5 Tomoro Coffee di wilayah Madiun Raya yang berlokasi tepat di depan Stasiun Mejayan, Jalan Stasiun No. 5, Krajan, Kecamatan Mejayan, Senin (11/5/2026).

Grand Opening ini dihadiri oleh sejumlah pejabat daerah, perwakilan PT KAI, pimpinan perbankan, hingga tokoh masyarakat setempat. Kehadiran jenama kopi modern ini diharapkan menjadi pemantik ekonomi baru sekaligus wadah kreativitas bagi generasi muda di Caruban.

Owner Tomoro Coffee Caruban, Amin Cahyadi, mengungkapkan bahwa pemilihan lokasi di lahan milik PT KAI merupakan langkah strategis. Nilai investasi yang digelontorkan untuk gerai ini mencapai Rp800 juta hingga Rp900 juta.

“Investasi ini mencakup biaya franchise sebesar Rp400 juta, sisanya untuk sewa tempat, renovasi bangunan yang representatif, serta bahan baku berkualitas tinggi. Kami bekerja sama dengan PT KAI dengan durasi kontrak selama lima tahun,” ujar Amin dalam sambutannya.

Amin optimis terhadap potensi pasar di Caruban. Pihaknya memasang target Break Even Point (BEP) atau titik impas dalam waktu 10 hingga 18 bulan. Optimisme ini didasarkan pada riset pasar yang menunjukkan pergeseran gaya hidup masyarakat Caruban yang membutuhkan ruang ketiga (third place) untuk bekerja maupun bersosialisasi.

Hadir di Caruban, Tomoro Coffee Jadi ‘Ruang Ide’ Baru bagi Generasi Muda Madiun
Foto Pras/Suryanenggala : Owner Tomoro Coffee Caruban

Tidak hanya sekadar berbisnis, Tomoro Coffee Caruban berkomitmen memberikan dampak sosial bagi lingkungan sekitar. Amin memastikan bahwa seluruh kru yang bertugas merupakan warga lokal.

“Kami menggunakan 100 persen tenaga kerja lokal. Sebelum bertugas, mereka telah menjalani pelatihan intensif selama dua bulan di gerai Madiun untuk menjamin standar pelayanan dan kualitas rasa yang konsisten,” tambahnya.

Terkait bahan baku, Tomoro Coffee tetap setia menggunakan biji kopi hasil roastery dalam negeri. Untuk menjaga minat pasar, mereka rutin meluncurkan menu baru setiap dua bulan, meski saat ini Aren Latte masih menjadi primadona di kalangan pelanggan.

Berbeda dengan gerai makanan cepat saji atau es krim, Tomoro Coffee memosisikan diri sebagai “Ruang Ide”. Strategi yang diusung adalah dengan menggandeng komunitas lokal seperti komunitas lari, sepeda, hingga zumba untuk berkegiatan di area gerai secara gratis.

Hadir di Caruban, Tomoro Coffee Jadi ‘Ruang Ide’ Baru bagi Generasi Muda Madiun

Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Madiun, Puji Rahmawati, yang turut hadir memberikan apresiasi tinggi atas pembukaan gerai ini.

“Alhamdulillah, sekarang ada lagi tempat yang representatif untuk anak muda dan kaum profesional di Caruban. Lokasinya sangat strategis di depan stasiun. Kami berharap Tomoro Coffee dapat bertahan jangka panjang dan menjadi pemicu pertumbuhan ekonomi serta keramaian di wilayah Kabupaten Madiun,” tutur Puji.

Kehadiran Tomoro Coffee di Caruban juga diharapkan menciptakan sinergi dengan UMKM sekitar. Karena hanya menyediakan minuman dan camilan ringan, pelanggan diharapkan tetap membeli makanan berat dari depot atau warung makan di area sekitar stasiun, sehingga ekosistem ekonomi lokal tetap terjaga.

(Pras)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *