Sigit Budiarto Resmi Jabat Sekda Kabupaten Madiun, Bupati Tekankan Loyalitas Birokrasi

oleh -129 Dilihat
Sigit Budiarto Resmi Jabat Sekda Kabupaten Madiun, Bupati Tekankan Loyalitas Birokrasi

Sigit Budiarto Resmi Jabat Sekda Kabupaten Madiun, Bupati Tekankan Loyalitas Birokrasi

www.suryanenggala.id – Madiun. Teka-teki pengisian jabatan birokrat tertinggi di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun akhirnya terjawab. Bertempat di Pendopo Muda Graha, Rabu (29/4), Bupati Madiun Hari Wuryanto resmi melantik dan mengambil sumpah janji jabatan Sigit Budiarto sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) definitif.

Prosesi pelantikan ini sekaligus menuntaskan kekosongan kursi jabatan strategis tersebut. Selain posisi Sekda, Bupati juga melantik sejumlah pejabat administrator dan pengawas, di antaranya:

Hermin Endah Palupi: Kepala Bidang Pelayanan Pendaftaran Penduduk Disdukcapil.
Rejeki Eni Damayanti: Kepala Subbagian Keuangan Disdukcapil.

Bupati Madiun yang akrab disapa Mas Hari Wur menegaskan bahwa penetapan ini telah melalui prosedur dan regulasi yang panjang. Ia mengibaratkan peran Sekda sebagai “Direktur Utama” bagi para Aparatur Sipil Negara (ASN).

“Apa yang dikatakan (Sekda) tidak boleh sembarangan karena akan menjadi panutan bagi seluruh ASN. Saya minta seluruh aparatur loyal dan patuh, karena Sekda adalah pimpinan tertinggi birokrasi di daerah,” tegas Hari Wuryanto.

Sigit Budiarto Resmi Jabat Sekda Kabupaten Madiun, Bupati Tekankan Loyalitas Birokrasi
Foto; Bupati Madiun Hari Wuryanto

Bupati menambahkan, kehadiran Sekda definitif diharapkan mampu mempercepat akselerasi kebijakan dan optimalisasi pelayanan publik. “Kini Pak Sekda sudah bisa langsung melakukan eksekusi, sehingga proses pengambilan keputusan tidak hanya bertumpu pada Bupati dan Wakil Bupati saja,” imbuhnya.

Pemilihan Sigit Budiarto bukan tanpa alasan. Bupati menilai Sigit memiliki kompetensi dan rekam jejak yang solid, terutama keberhasilannya membawa inovasi saat bertugas di Disdukcapil hingga meraih penghargaan dari kementerian terkait. Hal ini diharapkan menjadi modal kuat untuk menata birokrasi ke depan.

Usai dilantik, Sigit Budiarto menyatakan komitmennya untuk segera melakukan konsolidasi internal dengan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Fokus utamanya adalah menyelaraskan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) demi mencapai visi-misi daerah: **Madiun Bersahaja (Bersih, Sehat, dan Sejahtera).

Di tengah tantangan tekanan fiskal daerah, Sigit mendorong setiap OPD untuk melahirkan terobosan baru.

“Kemajuan daerah sangat bergantung pada kreativitas. Di tengah keterbatasan fiskal, inovasi adalah kunci agar target tetap tercapai dan pelayanan publik terus meningkat,” ujar Sigit.

Ia juga menegaskan bahwa seluruh kinerja pemerintah pusat telah menetapkan indikator yang kaku, di mana muara akhirnya harus berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat Kabupaten Madiun.

( Pras )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *