Distribusi Banpang di Kabupaten Madiun Capai 77 Persen, Bulog Targetkan Tuntas 23 April

oleh -156 Dilihat

Distribusi Banpang di Kabupaten Madiun Capai 77 Persen, Bulog Targetkan Tuntas 23 April

Suryanenggala.id, MADIUN – Penyaluran Bantuan Pangan (Banpang) periode Februari–Maret 2026 di Kabupaten Madiun menunjukkan progres signifikan. Hingga Kamis (16/4/2026), realisasi pendistribusian tercatat telah mencapai 77 persen. Atas capaian tersebut, Perum Bulog Kantor Cabang Madiun optimistis seluruh bantuan akan rampung sebelum akhir April.

Pimpinan Cabang Perum Bulog Madiun, Agung Sarianto, menyatakan bahwa meski target penyaluran nasional ditetapkan hingga akhir Mei, pihaknya memasang target lebih awal untuk wilayah Kabupaten Madiun.

“Target nasional sebenarnya selesai akhir Mei. Namun, melihat capaian distribusi yang sudah tinggi, kami menargetkan penyaluran di Kabupaten Madiun tuntas pada 23 April mendatang,” ujar Agung saat memantau distribusi, Kamis (16/4).

Optimisme ini didukung oleh sinergi yang kuat antara Bulog, pemerintah daerah, hingga perangkat desa. Agung menambahkan, kelancaran distribusi di lapangan memastikan masyarakat penerima manfaat (KPM) dapat segera memanfaatkan bantuan tersebut untuk kebutuhan sehari-hari.

Dalam tinjauan yang sama, Deputi III Penganekaragaman Konsumsi dan Keamanan Pangan Badan Pangan Nasional (Bapanas), Andriko Noto Susanto, menegaskan bahwa kendala teknis seperti kenaikan harga plastik untuk kemasan tidak menghambat program ini.

“Seluruh biaya pengadaan sudah diperhitungkan oleh pemerintah. Kenaikan harga plastik tidak menjadi persoalan karena ini program negara. Kami pastikan kehadiran pemerintah untuk menjaga ketahanan pangan masyarakat tetap terjaga,” tegas Andriko saat meninjau penyaluran di Desa Buduran, Kecamatan Wonoasri.

Data mencatat, total penerima bantuan pangan di Kabupaten Madiun mencapai 110.124 orang. Bulog berharap bantuan berupa beras dan minyak goreng ini digunakan secara bijak oleh masyarakat.

“Kami berharap bantuan ini benar-benar dimanfaatkan oleh masyarakat yang membutuhkan dan tegas kami sampaikan agar tidak diperjualbelikan,” tutup Agung.

( Pras )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *