Dinas Sosial Kabupaten Madiun Perkuat Layanan Masyarakat Guna Wujudkan Visi Kabupaten Madiun yang Bersih, Sehat, dan Sejahtera
www.suryanenggala.id – Madiun. Pemerintah Kabupaten Madiun terus berkomitmen meningkatkan mutu pelayanan publik melalui program unggulan Bhakti Harmoni Bersahaja (Bahana Bersahaja). Dalam kegiatan yang digelar di Desa Bulakrejo, Kecamatan Balerejo, Rabu (11/2/2026), Dinas Sosial Kabupaten Madiun hadir secara proaktif untuk mendekatkan layanan kepada masyarakat kelompok rentan dan pelaku usaha mikro.
Bupati Madiun, Hari Wuryanto, menegaskan bahwa pemerintah berkomitmen untuk memberikan layanan terbaik guna mewujudkan visi masyarakat yang bersih, sehat, dan sejahtera. Pihaknya menekankan bahwa seluruh kebutuhan masyarakat harus dilayani secara maksimal tanpa terkecuali.
“Kita ingin memberikan layanan terbaik kepada masyarakat agar mereka sehat dan sejahtera sesuai visi-misi kami. Bukan hanya layanan administratif, tapi juga pemberdayaan,” Tegas Bupati Hari Wuryanto.
Supriyadi Kepala Dinas Sosial Kabupaten Madiun, Supriyadi, menjelaskan bahwa pihaknya membawa sejumlah layanan spesifik dalam kegiatan ini. Target sasaran dalam giat di Desa Bulakrejo ini mencapai 60 Keluarga Penerima Manfaat (KPM).
Baca Juga :


Layanan yang diberikan meliputi:
- Keaktifan Jaminan Kesehatan: Pengecekan status kepesertaan BPJS Kesehatan.
- Administrasi Sosial: Penerbitan Surat Keterangan DTKS untuk pengajuan bantuan sosial maupun beasiswa.
- Sinkronisasi Adminduk: Pemadanan data bagi warga yang pindah domisili agar sesuai dengan Kartu Keluarga (KK) yang baru.
- Layanan Inovatif SLRT: Petugas dan fasilitator Sistem Layanan dan Rujukan Terpadu (SLRT) turun langsung melakukan cek lokasi bagi masyarakat yang membutuhkan layanan kesehatan mendesak.
Selain itu, Dinas Sosial juga berkolaborasi dengan Dinas Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Mikro untuk memberikan pendampingan terkait pengemasan (packaging) dan pemasaran digital bagi para penerima manfaat. Kolaborasi ini diharapkan dapat menciptakan kemandirian ekonomi di tingkat desa.
Bupati Madiun berharap melalui program berkeliling di setiap kecamatan ini, desa-desa di Kabupaten Madiun dapat menjadi desa mandiri yang sejahtera setelah seluruh persoalan layanannya dituntaskan secara langsung di lapangan.
“Dinas Sosial wajib membantu masyarakat miskin dan kelompok rentan. Ini adalah komitmen nyata pemerintah daerah dalam mewujudkan keadilan sosial dan kesejahteraan yang inklusif,” pungkas Supriyadi.
(Pras)
