Perkuat Program Makan Bergizi Gratis, SPPG “Barokah” Sewulan Resmi Beroperasi

oleh -430 Dilihat
Perkuat Program Makan Bergizi Gratis, SPPG "Barokah" Sewulan Resmi Beroperasi

Perkuat Program Makan Bergizi Gratis, SPPG “Barokah” Sewulan Resmi Beroperasi

www.suryanenggala.id – Madiun. Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Madiun kian solid dengan diresmikannya Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) “Barokah” di Desa Sewulan, Kecamatan Dagangan, Selasa (10/2/2026). Dapur layanan gizi ini diproyeksikan menjadi pilar utama distribusi makanan sehat bagi ribuan penerima manfaat di wilayah tersebut.

SPPG “Barokah” dikelola oleh Yayasan Praja Kusuma Makmur di bawah binaan organisasi Garda Prabowo. Kehadirannya bertujuan memastikan ketersediaan paket MBG yang berkualitas bagi pelajar dan kelompok rentan lainnya.

Target 2.900 Penerima Manfaat
Kepala SPPG Desa Sewulan, Gilroy Rama Nainggolan, menjelaskan bahwa operasional dapur ini telah melalui koordinasi ketat dengan koordinator wilayah dan kecamatan. Berdasarkan data yang ada, layanan ini akan menyasar ribuan orang yang tersebar di puluhan titik.

“Insyaallah, SPPG Desa Sewulan akan mem-backup pengiriman paket MBG di Kecamatan Dagangan. Total penerima manfaat kurang lebih 2.900 orang, mencakup 31 sekolah serta lima dusun untuk sasaran balita, ibu hamil, dan ibu menyusui,” ungkap Gilroy.

Ia menekankan bahwa keberhasilan program ini sangat bergantung pada sinergi antar-pemangku kepentingan (stakeholder) di tingkat lokal guna mewujudkan misi besar Presiden Prabowo Subianto dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui nutrisi.

Standarisasi Ketat dan Komitmen Nasional
Di sisi lain, perwakilan Garda Prabowo Pusat, Ir. Mustofa, memberikan instruksi tegas bahwa seluruh operasional dapur wajib mengacu pada Standar Operasional Prosedur (SOP) yang ditetapkan oleh Badan Gizi Nasional (BGN).

Perkuat Program Makan Bergizi Gratis, SPPG "Barokah" Sewulan Resmi Beroperasi

“Semua harus patuh SOP BGN dan berkoordinasi dengan satgas daerah. Tidak ada toleransi bagi operasional di luar standar,” tegas Mustofa.
Saat ini, Garda Prabowo telah mengoperasikan beberapa titik dapur MBG di Madiun, meliputi wilayah Geger, Wungu, Gemarang, Sewulan, dan Mangunharjo. Di Jawa Timur sendiri, terdapat 72 titik yang tersebar di hampir seluruh kabupaten/kota.

“Pesan Presiden Prabowo sudah jelas: Garda Prabowo harus menjadi teladan. Jika tidak bisa memberi manfaat baik bagi masyarakat, lebih baik dibubarkan,” tambahnya.

Dorong Ekonomi Lokal Melalui Bahan Baku
Bupati Madiun, Hari Wuryanto, menyambut hangat peresmian ini. Ia menilai penambahan titik dapur akan menjamin kesegaran dan kualitas makanan karena jarak distribusi yang semakin dekat dengan sasaran.

Selain fokus pada kesehatan, Bupati menggarisbawahi dampak ekonomi dari program ini. Ia mewajibkan seluruh SPPG untuk menyerap komoditas dari lingkungan sekitar.

Perkuat Program Makan Bergizi Gratis, SPPG "Barokah" Sewulan Resmi Beroperasi

“Bahan baku wajib diambil dari potensi lokal, baik petani maupun pedagang setempat. Program ini tidak hanya menyehatkan anak-anak, tetapi juga menggerakkan ekonomi desa dan menciptakan multiplier effect bagi masyarakat,” ujar Hari Wuryanto.

Pemerintah Kabupaten Madiun melalui Dinas Kesehatan dan Satgas terkait berkomitmen untuk terus memantau aspek higienitas dan standarisasi gizi agar SPPG Sewulan menjadi pionir dapur MBG yang amanah dan konsisten.

(Pras)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *