Reses di Desa Ngampel, Wahyu Widayat Serap Aspirasi Pembangunan Infrastruktur Masyarakat
www.suryanenggala.id – Madiun. Anggota DPRD Kabupaten Madiun dari Fraksi PKB, Wahyu Widayat, S.Sos., M.Si., kembali turun ke daerah pemilihan (Dapil) dalam rangka Reses Masa Persidangan Ke-2 Tahun 2026. Agenda tersebut dilaksanakan di Aula Kantor Kepala Desa Ngampel, Kecamatan Mejayan, Kabupaten Madiun, pada Kamis malam (15/1/2026).
Kegiatan ini merupakan kelanjutan dari rangkaian reses sebelumnya yang telah dilaksanakan di Desa Bandungan, Kecamatan Saradan, pada Rabu (13/1). Reses ini menjadi instrumen penting bagi wakil rakyat untuk menyerap, menampung, dan menindaklanjuti aspirasi masyarakat secara langsung.
Fokus pada Pembangunan Fisik dan Skala Prioritas
Dalam keterangannya, Wahyu Widayat menjelaskan bahwa reses merupakan kewajiban konstitusional anggota dewan untuk menjaring permasalahan yang dihadapi konstituen.
“Reses ini bagian dari tugas DPRD untuk menjaring aspirasi masyarakat. Dalam satu tahun ada tiga kali masa sidang, dan ini masuk masa sidang kedua. Tujuannya adalah menyerap aspirasi terkait program prioritas di masyarakat, khususnya di wilayah Kecamatan Saradan dan Mejayan,” ujar Wahyu.
Berdasarkan hasil dialog dengan warga, usulan yang mendominasi masih berkisar pada pembangunan infrastruktur fisik. Masyarakat banyak menitipkan harapan terkait perbaikan drainase, akses jalan, hingga renovasi tempat ibadah.
Terkait tindak lanjut usulan tersebut, Wahyu menegaskan pentingnya tertib administrasi agar aspirasi warga dapat diperjuangkan dalam penganggaran daerah.
“Hasil reses ini harus ditindaklanjuti dengan proposal untuk kita kawal agar masuk ke Sistem Informasi Pembangunan Daerah (SIPD). Usulan ini akan masuk dalam pembahasan RAPBD, khususnya untuk tahun anggaran 2027,” tambahnya.
Baca Juga :

Menanggapi adanya keterbatasan anggaran daerah, Wahyu menyebutkan akan ada proses verifikasi berdasarkan tingkat urgensi. “Tentu kita pertimbangkan kemampuan anggaran daerah. Jika memungkinkan, kita cover semua. Namun jika terbatas, kita gunakan skala prioritas untuk usulan yang benar-benar mendesak,” tegasnya.
Apresiasi dari Pemerintah Desa Ngampel
Kepala Desa Ngampel, Afrius Tri Nugroho, ST (yang akrab disapa Mas Inug), menyambut positif kehadiran anggota dewan di wilayahnya. Ia mencatat antusiasme warga yang tinggi untuk menyampaikan keluh kesah dan rencana pembangunan di lingkungan masing-masing.

“Alhamdulillah, antusias warga sangat luar biasa. Ada banyak usulan yang disampaikan, mulai dari Penerangan Jalan Umum (PJU), perbaikan Jalan Cendrawasih hingga Jalan Kenari, rehabilitasi mushola, hingga pembangunan rabat beton,” ungkap Inug.
Ia berharap sinergi antara masyarakat dan wakil rakyat ini dapat terus terjaga secara berkelanjutan, tidak hanya saat masa reses saja.
“Kami berharap komunikasi dan silaturahmi antara Pak Wahyu dengan warga Ngampel tetap berjalan baik. Semoga apa yang diusulkan bisa terealisasi di tahun 2026 atau 2027, dan keberadaan beliau terus memberikan manfaat bagi masyarakat luas,” pungkasnya.
(Pras)
