Remaja Asal Baron Ditemukan Meninggal di Sungai Widas Nganjuk

oleh -138 Dilihat
Remaja Asal Baron Ditemukan Meninggal di Sungai Widas Nganjuk

Remaja Asal Baron Ditemukan Meninggal di Sungai Widas Nganjuk

www.suryanenggala.id – Nganjuk. Tim SAR gabungan berhasil menemukan Aska Muhammad Hafizan (17), remaja asal Desa Jambi, Kecamatan Baron, Kabupaten Nganjuk, dalam kondisi meninggal di Sungai Widas, Kecamatan Gondang, Kabupaten Nganjuk, pada Sabtu (27/12/2025). Dengan ditemukannya korban, operasi SAR resmi dinyatakan ditutup.

Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya, Nanang Sigit P.H., selaku SAR Mission Coordinator (SMC), mengatakan bahwa jenazah korban ditemukan tim SAR gabungan sekitar pukul 15.30 WIB di lokasi yang berjarak sekitar 4 kilometer dari titik awal kejadian.

“Setelah dievakuasi ke darat, jenazah langsung dibawa ke RS Bhayangkara Nganjuk untuk penanganan lebih lanjut,” ujar Nanang.

Sebelumnya, operasi SAR dilakukan segera setelah laporan kejadian diterima. Satu tim rescue dari Unit Siaga SAR Bojonegoro dikerahkan dan kemudian diperkuat oleh berbagai unsur SAR gabungan. Kondisi arus sungai serta panjangnya area pencarian menjadi tantangan utama selama proses berlangsung.

Koordinator Unit Siaga SAR Bojonegoro, Nanang Pujo, selaku On Scene Coordinator (OSC), menjelaskan bahwa upaya pencarian korban difokuskan pada penyisiran aliran sungai dengan membagi personel ke dalam dua SRU air.

“Dua SRU air melakukan penyisiran Sungai Widas menggunakan dua set perahu karet, radius pencarian mencapai sekitar 19 kilometer dari lokasi kejadian,” kata Nanang Pujo.

Ia merinci, SRU air pertama menggunakan perahu karet BASARNAS dengan jangkauan sejauh 13 kilometer dari lokasi kejadian hingga Jembatan Lengkong. Sementara SRU air kedua menggunakan perahu karet BPBD Kabupaten Nganjuk dengan penyisiran hingga 19 kilometer ke arah hilir sampai wilayah tambangan Megaluh.

Selain penyisiran permukaan, tim SAR juga menerapkan teknik manuver perahu karet di sejumlah titik yang dicurigai. Pola zig-zag dan gerakan memutar dilakukan untuk menciptakan gelombang air, dengan harapan dapat mengangkat posisi korban yang diduga ada di dasar sungai.

Upaya pencarian juga dilengkapi dengan pengamatan dari darat di beberapa titik strategis di sepanjang Sungai Widas, antara lain Jembatan Mabung, Jembatan Lengkong, dan Jembatan Rowomarto. Tim SAR gabungan turut menyebarluaskan informasi kepada masyarakat yang beraktivitas di sekitar sungai agar segera melapor apabila menemukan tanda-tanda keberadaan korban.

Dengan ditemukannya jenazah korban, operasi SAR dinyatakan selesai. Pihak SMC menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh unsur yang terlibat dalam misi kemanusiaan tersebut.

Adapun unsur yang terlibat dalam operasi SAR ini meliputi Unit Siaga SAR Bojonegoro, BPBD Kabupaten Nganjuk, SAR MTA, NU Rescue, Banser Siaga Bencana, Polsek Gondang, Koramil Gondang, PMI, ORARI, RAPI, Senopati Rescue, Singowande Rescue, Gimbal Alas, SAKA SAR, Pemerintah Desa Karangsemi, warga setempat, serta sejumlah potensi SAR lainnya.

(Sumber : Humas Basarnas)

(As)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *