Komitmen Ketahanan Pangan: Kelompok Tani Ikan Setyo Manunggal Tebar Ribuan Benih di Waduk Saradan

oleh -146 Dilihat
Foto : Pras / Suryanenggala Media

Komitmen Ketahanan Pangan: Kelompok Tani Ikan Setyo Manunggal Tebar Ribuan Benih di Waduk Saradan

www.suryanenggala.id -Madiun. Kelompok Tani Ikan Setyo Manunggal, yang berlokasi di Desa Sugih Waras, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, menunjukkan komitmen kuatnya dalam mendukung program ketahanan pangan di tingkat dasar. Kegiatan ini sejalan dengan Nawa Cita Presiden dan visi “Madiun BERSAHAJA” yang diusung oleh Pemerintah Kabupaten Madiun.

Inisiatif Swadaya dan Bantuan Pemerintah, Sebagai wujud nyata komitmen tersebut, kelompok ini telah melaksanakan dua tahap penebaran benih ikan secara swadaya. Penebaran perdana dilakukan pada Sabtu, 22 November 2025, dengan menabur 350 Kilogram benih Ikan Mas (Tomboro) di Waduk Saradan.

Inisiatif ini dilanjutkan pada Kamis, 26 November 2025, dengan penebaran benih Nila jenis baru, Nila Black Erlangga, sebanyak 70 kilogram.

Komitmen Ketahanan Pangan: Kelompok Tani Ikan Setyo Manunggal Tebar Ribuan Benih di Waduk Saradan

Tak hanya bergantung pada swadaya, Kelompok Tani Ikan Setyo Manunggal juga menerima dukungan signifikan dari Pemerintah Daerah. Pada Selasa, 25 November 2025, Dinas Pertanian dan Perikanan Kabupaten Madiun menyerahkan bantuan berupa:

Ikan Mas (Tomboro): 20.000 ekor
Ikan Tawes: 10.000 ekor
Ikan Gurami: 4.000 ekor

Harapan Pengembangan Wisata dan Investasi

Ketua Kelompok Tani Ikan Setyo Manunggal, Rebianto, menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah sekaligus menyuarakan aspirasi masyarakat.

“Kami berharap semoga ada investor yang masuk ke wilayah kami untuk membantu pengembangan. Kami juga mengharapkan perhatian lebih lanjut dari dinas terkait,” ujar Rebianto.

Senada dengan harapan tersebut, Agus Tunggak, selaku Penasehat Kelompok, melihat potensi Waduk Saradan tidak hanya sebagai lokasi budidaya ikan, tetapi juga sebagai tujuan wisata.

“Kami berharap adanya kerja sama, terutama dengan BBWS (Balai Besar Wilayah Sungai) Provinsi Jawa Timur , agar Waduk Saradan dapat dijadikan tempat wisata. Ini akan menggerakkan dan keberlanjutan ekonomi masyarakat,” jelas Agus Tunggak. “Kami sangat mengharapkan Pemerintah Kabupaten Madiun dapat mensupport keinginan masyarakat ini demi mewujudkan masyarakat Kabupaten Madiun yang sejahtera.”

Melalui sinergi antara swadaya masyarakat, bantuan pemerintah, dan potensi pengembangan wisata, Waduk Saradan diyakini dapat menjadi pusat produksi perikanan dan destinasi rekreasi baru yang berkelanjutan, sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah.

( Pras )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *