Viral Dugaan Pungutan Sumbangan di SMA Negeri 1 Kauman Tulungagung

oleh -359 Dilihat
Viral Dugaan Pungutan Sumbangan di SMA Negeri 1 Kauman Tulungagung

Viral Dugaan Pungutan Sumbangan di SMA Negeri 1 Kauman Tulungagung

www.suryanenggala.id – Tulungagung. Di dunia pendidikan Tulungagung di buat heboh lagi dengan munculnya vidio singkat di media sosial.Vidio singkat yang menayangkan rekaman percakapan suara antara siswa SMA Negeri 1 Kauman Tulungagung den mmgan pegawai bagian administrasi SMA Negeri tersebut.

Vidio tersebut terkait kewajiban pembayaran sumbangan lewat komite sekolah.Pembayaran sumbangan sebesar Rp 100 ribu rupiah tiap bulan,sebelum di berlakukan nya pengambilan kartu untuk mengikuti ujian tengah semester di SMA tersebut.

Salah satu siswi di vidio tersebut mengaku keberatan atas kegiatan sumbangan yang dilakukan oleh pihak sekolah melalui Komite sekolah,yang mana harus melunasi atau membayar iuran sejak dia masuk di sekolah itu.

“Bulan depan ada ujian,terus kita di suruh ambil kartu keikutsertaan ujian di ruang Komite”ungkap siswi itu di hadapan awak Media.” Kartu ujian tidak bisa di dapat karna kita belum membayar,dan orang tua kita di suruh datang ke sekolah”ungkap siswi tersebut.

Ada juga beberapa siswa yang mengatakan ke para awak Media waktu kunjung ke sekolah tersebut.Ia mengatakan orang tua mereka tidak pernah mendapat pemberitahuan resmi terkait sumbangan itu.”Banyak orang tua ataupun waki murid yang kaget dan keberatan dengan sumbangan bulanan ini,Kok kesannya seperti SPP padahal ini kan SMA Negeri,ungkap nya.

Menanggapi vidio Viral tersebut,di hadapan awak Media .Kasi Humas SMA Negeri 1 Kauman Tulungagung di bawah asuhan Kepala Sekolah Agus Sugiarto S.pd,.M.pd. menjelaskan dan menegaskan,”Tidak ada pungutan apapun ke tiap siswa”.Menurut kasi Humas Supar mengatakan yang dimaksud sumbangan sukarela dari pihak Komite Sekolah bukan merupakan kewajiban yang harus di bayar setiap bulan”.

“Namanya sumbangan itu sularela dan tidak memaksa”ungkap Kasi Humas Supar.Beliau memastikan bahwa siswa yang tidak menyumbang akan tetap mendapatkan kartu ujian .

Dengan adanya kejadian ini para siswa siswi yang belum dan tidak mampu membayar sumbangan sukarela ini berharap tetap bisa mengikuti Ujian tengah semester yang akan dilaksanakan…

(Supra)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *