Siswa Siswi SMPN 1 Boyolangu Diduga Keracunan Setelah Menyantap Makanan Program MBG di Sekolahnya
www.suryanenggala.id – Tulungagung. Program MBG atau yang lebih di kenal dengan istilah Makan Berbagi Gratis yang dilaksanakan di program Pemerintah,yang mana program ini merupakan pemberian asupan Gizi kepada para siswa siswi secara GRATIS di SMPN 1 Boyolangu,Tulungagung berujung muncul musibah keracunan Massal.
Sampai berita ini di turunkan total jumlah siswa SMPN1 Boyolangu Tulungagung yang mengalami dan menderita akibat dari keracunan makanandi Program MBG tersebutmencapai 60 anak.
Kejadian ini terjadi pada hari senin (13-10-2025).Setelah melaksanakan kegiatan Upacara bendera pada hari Senin,anak anak menyantap Menu MBG yang sudah di persiapkan.
Selang beberapa lama setelah menyantap Menu MBG,anak anak mengeluh pusing dan mual mual,dan sakit perut.Menu makan yang mereka makan adalah nasi kuning dan olahan ayam.
Dengan adanya kejadian spontanitas ini pihak sekolah segera berkoordinasi dengan pihak Puskesmas yang ada di wilayah Boyolangu.Namun ada beberapa siswa yang harus di larikan ke RSUD Dr.Karneni Campurdarat,karena tergolong di kategori keracunan dan harus mendapatkan perawatan intensif.
Baca Juga :

Saat di kunjungi awak media di lapangan,Kapolsek Boyolangu ,AKP Tarmadi membenarkan kejadian insiden keracunan Program MBG di SMPN 1 Boyolangu tersebut.Saat di kunjungi di sekolah nya,Kepala sekolah SMPN 1 Boyolangu Adi Sutignyo juga membenarkan kejadian ini.””para anak didik saya yang menderita keracunan dari makanan MBG,sudah mendapat perawatan di puskesmas dan RSUD Campurdarat”,ungkap nya.
Kepolisian Resort Tulungagung kini sudah mengambil alih kasus keracunan MBG ini,dan langsung berfokus pada sumber pengiriman makanan ini.Diketahui menu MBG yang di konsumsi para siswa tersebut di pasok oleh SPPG(Sentra Pengolahan Pangan dan Gizi)Yayasan Gusti Maringi Mukti yang berlokasi di wilayah Tanggung,Campurdarat,Tulungagung.
Untuk mengungkap dugaan keracunan makanan tersebut,petugas sudah mengamankan sejumlah sampel makanan dari SPPG tersebut.Sampel nasi kuning dan lauk olahan ayam kini dalam proses laboratorium,untuk mengidentifikasi kandungan bakteri dan zat berbahaya di makanan tersebut.
Kasus keracunan makanan yang telah terjadi di SMPN 1 Boyolangu,Tulungagung ini menjadi perhatian masyarakat dan pihak Berwenang.Mengingat Program MBG merupakan Program inisyatif dari Pemerintah untuk meningkatkan Gizi anak anak di lingkungan Sekolah.Hasil uji laboratorium dari Polres Tulungagung,akan sangat menentukan untuk kedepannya dan bahan evaluasi keamanan pangan di Program MBG selanjutnya.
(Supra)
