BASARNAS Gelar Forum Konsultasi Publik Registrasi Radio Beacon
www.suryanenggala.id – Surabaya. Direktorat Sistem Komunikasi Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (BASARNAS) menggelar kegiatan Forum Konsultasi Publik Registrasi Radio Beacon, pada Selasa (5/8/2025).
Kegiatan yang dibuka secara resmi oleh Direktur Sistem Komunikasi (Dirsiskom) BASARNAS, Brigjend TNI Tofik Tofana, S.T., ini menjadi bagian dari upaya BASARNAS dalam menguatkan kualitas layanan publik, khususnya dalam hal registrasi alat pendeteksi darurat radio beacon.
Forum yang berlangsung di ruang briefing Kantor SAR Surabaya ini diikuti oleh sejumlah perusahaan pelayaran dan penerbangan di Surabaya.
Dalam sambutannya, Dirsiskom BASARNAS menyampaikan bahwa forum ini dimaksudkan untuk meningkatkan kualitas dan kinerja pelayanan publik, khusunya di bidang pelayanan registrasi radio beacon.
Tujuan penyelenggaraan forum ini adalah sebagai bahan evaluasi dan perbaikan layanan guna menjaring masukan, saran, dan tanggapan dari para pemangku kepentingan agar layanan BASARNAS, khususnya registrasi radio beacon, dapat berjalan secara lebih transparan, partisipatif, dan responsif.
Baca Juga :

Sejumlah materi disampaikan dalam forum ini, di antaranya Standar Pelayanan Operasi SAR, Standar Pelayanan Radio Beacon, Standar Kepuasan Masyarakat Unit Layanan Registrasi Radio Beacon, Pengoperasian Aplikasi Registrasi Radio Beacon, serta Proses Registrasi Radio Beacon.
Peserta forum diajak untuk memahami lebih dalam tentang alur, manfaat, dan urgensi dari sistem registrasi radio beacon. Selain itu, diperkenalkan pula aplikasi digital yang kini digunakan sebagai sarana utama dalam proses pendaftaran dan pemantauan radio beacon.
Kegiatan ini merupakan bagian dari langkah strategis Direktorat Sistem Komunikasi Basarnas dalam memperkuat transformasi pelayanan publik berbasis teknologi dan meningkatkan kepuasan masyarakat terhadap unit layanan penyelamatan.
Forum ditutup dengan penandatanganan berita acara hasil konsultasi publik. Dokumen tersebut akan menjadi dasar dalam merumuskan tindak lanjut serta perbaikan sistem layanan di masa mendatang.
(Sumber : Humas Basarnas)
(As)
