Bupati Madiun Ikut Gerakan Menanam Padi Serentak untuk Dukung Ketahanan Pangan Nasional

oleh -137 Dilihat
Foto : Prass/Suryanenggala Media

Bupati Madiun Ikut Gerakan Menanam Padi Serentak untuk Dukung Ketahanan Pangan Nasional

www.suryanenggala.idMadiun. Bupati Madiun H. Hari Wuryanto dan Wakil Bupati dr. Purnomo Hadi, bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Madiun, berpartisipasi dalam Gerakan Menanam Padi Serentak yang diadakan di 14 provinsi, dipimpin langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Jenderal (Purn) H. Prabowo Subianto, pada Rabu (23/4/2025).

Di Kabupaten Madiun, kegiatan ini berlangsung di area persawahan Desa Ngampel, Kecamatan Mejayan. Kegiatan dimulai dengan penanaman padi secara manual oleh Bupati dan Wakil Bupati, didampingi Forkopimda serta para petani wanita yang penuh semangat.

Bupati Madiun Ikut Gerakan Menanam Padi Serentak untuk Dukung Ketahanan Pangan Nasional

Usai kegiatan, Bupati Madiun menyatakan bahwa acara ini merupakan wujud kesiapan daerah dalam mendukung ketahanan pangan nasional. “Ini adalah bagian dari sistem berkelanjutan. Setelah panen, langsung tanam kembali. Dengan begitu, ketahanan pangan bisa terus kita jaga dan wujudkan,” jelasnya.

Mas Hari, sapaan akrab Bupati Madiun, menambahkan bahwa pemerintah daerah telah menyiapkan segala kebutuhan untuk mendukung produktivitas petani. “Insyaallah Dinas Pertanian sudah menyiapkan pupuk dan harga pasca panen juga sudah ditata. Petani kita pun senang dan semangat. Jika bekerja dengan hati yang gembira, hasilnya akan maksimal,” tambahnya.

Selain padi, Madiun juga dikenal sebagai penghasil berbagai komoditas lain, termasuk jagung. Baru-baru ini, panen raya jagung juga dilakukan oleh Polri di Desa Bulu, Kecamatan Pilangkenceng.

Bupati Madiun juga menjelaskan tentang pengembangan zona industri yang tidak mengganggu Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B). “Kawasan industri seluas 431 hektare sudah kami keluarkan dari LP2B dan telah masuk dalam RPJMD. Dengan metode peningkatan produktivitas, hasil panen kita bisa mencapai 7 ton per hektare. Ke depan, insyaallah bisa sampai 10 ton,” ungkapnya optimistis.

Setelah menanam padi di Desa Ngampel, Bupati dan Forkopimda melanjutkan agenda dengan mengikuti kegiatan secara daring bersama Presiden RI dari Ruang Rapat IT di Pusat Pemerintahan Kabupaten Madiun.

(Pras)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *