Desa Glonggong Menjadi Ajang Bergengsi Lomba Desa Tahun 2025

oleh -371 Dilihat
Sambutan dari Dinas PMD Bremmy Purba Hariwijaya, SE ( Foto : Wid/Suryanenggala )

Desa Glonggong Menjadi Ajang Bergengsi Lomba Desa Tahun 2025

www.suryanenggala.id -Madiun. Harga mati, Lomba Desa tahun 2025 menjadi Ajang Bergengsi dan Harga Diri sebuah Desa. Tidak terkecuali di Kabupaten Madiun – Jawa Timur, 3 (tiga) desa nominasi juara 1, 2 dan 3 All Out untuk memenangkan lomba tersebut. Desa Glonggong Kecamatan Dolopo Kabupaten Madiun adalah salah satu kandidatnya.

Setelah mendapat mandat dari Camat Dolopo Heri Fajar Nugroho, S. Sos. M. Si. untuk maju mewakili Kecamatan Dolopo , Desa Glonggong segera mempersiapkan diri semaksimal mungkin untuk melawan 14 Kecamatan lain di Kabupaten Madiun. Dan minggu yang lalu telah diadakan penilaian administratif di Dinas PMD Kabupaten Madiun. 3 desa nominasinya adalah, Desa Glonggong dari Kecamatan Dolopo, Kecamatan Kebonsari Desa Tambakmas dan Kecamatan Sawahan Desa Pucang Rejo.

Awalnya, Mustakim Kepala Desa Glonggong ragu-ragu menerima tantangan untuk mengikuti maju lomba desa ini, walau akhirnya setelah mengadakan rapat pimpinan desa(Rapimdes) menerima mandat tersebut.

“Bismillah semoga lomba desa ini menjadi pendorong kemajuan Desa Glonggong di masa yang akan datang menjadi desa yang maju dan mandiri di segala bidang”. Ucap Mustakim.

Gong acara adalah pada hari ini (Selasa 25/03/25) yaitu diadakan penilaian lapangan (Klarifikasi Lapangan).

Desa Glonggong Menjadi Ajang Bergengsi Lomba Desa  Tahun 2025
Tari gambyong cucuk lampah mengiringi Masuknya Tim Penilai menuju mimbar tempat gelar klarifikasi lapangan

Tepat pukul 09.30 WIB rombongan dari Pemerintah Kabupaten Madiun dalam hal ini Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Madiun, Tim Penilai, dewan Juri juga Polres Madiun dan lain-lain datang dan disambut dengan meriah. Kader atlit pencak silat terbaik tampil di depan Kantor Desa dilanjutkan sambutan yel-yel siap menang ibu-ibu TP PKK Desa Glonggong.

Setelah beberapa sambutan, antara lain dari Camat Dolopo Heri Fajar Nugroho dan Dinas PMD Bremmy Purba Hariwijaya, SE.

Bremmy menyampaikan “Kedatangan kami disini ingin membuktikan apa yang telah disampaiakan pada kesempatan penilaian administratif dan tanya jawab beberapa waktu yang lalu. Jadi kami perlu bukti kunjung lapang ini. Kami perlu monitoring dan evaluasi tanya jawab juga kendala-kendala apa yang dihadapi sampaikan pada kami”. Ucap Bremmy.

Akhirnya tiba saatnya Kades Mustakim dan Ibu TP PKK Desa Glonggong memaparkan profil desa dan potensi desa.

“Pelayanan publik di Desa Glonggong, surat izin termasuk surat izin bepergian ke luar negeri , surat pernikahan surat tanah surat izin keramaian surat keterangan surat kelahiran dan kematian”.

“Prestasi Desa Glonggong juara 2 desa wisata Rintisan tahun 2024 , juara 3 lomba pelaksanaan terbaik pembinaan terpadu PKK sehat 2024, terpilih menjadi desa desmigratif dari kemenaker RI, juara 2 lomba voli piala Kades 2024”.

Desa Glonggong Menjadi Ajang Bergengsi Lomba Desa  Tahun 2025
Kunjungan lapangan Poskamling pengamanan lingkungan di RT. 37 mantab

“Keterbukaan informasi publik yaitu dengan pemasangan banner APDBes di setiap dusun dan di depan kantor desa. Desa Glonggong mempunyai 42 pos kamling aktif yang berperan penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan. Pos-pos ini menjadi Garda terdepan dalam menciptakan lingkungan yang aman nyaman dan harmonis”.

Lembaga adat desa, hanya Desa Glonggong yang mempunyai lembaga adat desa yaitu lembaga yang melestarikan dan menegakkan adat istiadat di desa yang berperan menjaga kearifan lokal menyelesaikan sengketa adat dan mendukung harmonisasi sosial dalam kehidupan bermasyarakat.

Disampaikan pula, “Proyek unggulan desa , yaitu

  1. Program desmigratif, yaitu penerima program Desmigratif di wilayah Kabupaten Madiun periode Tahun 2022 – 2024.
  2. Wisata religi Jatilawang bahwa kita mengelola dan mengembangkan makam tokoh Islam masa lampau yang hingga kini masih dikunjungi peziarah.
  3. Proyek rest area desa,
    Kami membangun rest area untuk meningkatkan usaha dan mendorong tumbuh kembang perekonomian lokal masyarakat dan juga untuk kenyamanan pelintas jalan. Kami sudah membangun 11 kios, 1 toilet dan 1 mushola. Insya Allah tahun depan kami akan memulai leveling untuk rest area yang lebih besar”. Ucap mustakim dengan bangga.

“Juga dengan berdirinya Kerajaan Prabu Motor di Desa Glonggong membuka lapangan pekerjaan baru, berdiri warung-warung sebagai tempat usaha baru dan bantuan kegiatan sosial berupa bantuan kepada masyarakat untuk fakir miskin, kaum duafa, yatim piatu yang jumlahnya cukup besar “. Pungkas Mustakim.

WID

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *