LPKSM Crooscheck P3-TGAI dan Anggaran DD Desa Kradinan
www.suryanenggala.id -Madiun. Pelaksanaan Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi ( P3TGAI ) Desa Kradinan Kec. Dolopo Kab. Madiun berjalan sesuai harapan. Proyek yang menelan anggaran sebesar 195 juta ini bersumber dana dari APBN melalui DAS Bengawan Solo tahun aggaran 2024. Infrastruktur dalam bentuk bangunan irigasi sepanjang kurang lebih 307 meter dengan lebar 50 cm tinggi 60 cm, ketebalan 30 cm dan pondasi 30 cm. Pekerjaan yang progres fisiknya sudah mencapai 100%, atau sudah selesai ini dikerjakan langsung oleh para masyarakat Desa Kradinan secara swakelola.

Selain pekerjaan P3-TGAI, Supriono selaku Kepala Desa Kradinan juga menjelaskan terkait Dana Desa 2024 sebesar Rp.677,160,600,00. Dana desa difokuskan untuk pekerjaan fisik guna mendukung pembangunan insfrastruktur. Dengan 20 titik yang telah tereleasasikan, anggaran ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup warga desa. Juga mendorong pertumbuhan ekonomi lokal dan dengan penerangan Jalan Lingkungan ( PJL ) dititik desa. Hal ini sangat bermanfaat karena dengan penerangan yang lebih baik diharapkan keamanan dan kenyamanan warga saat malam hari dapat meningkat secara signifikan.
“Anggaran dari desa tahun 2024 yang dialokasikan untuk fisik itu sebanyak 677,160,600 Juta dan ada 20 titik pengerjaan. Mulai dari saluran irigasi di Rt.10, Rt.12, Rt.19, Rt.34, dan Pengaspalan di Rt.13 menuju Rt.12. Selanjutnya Rt.29, Rt.30, Rt.35 , Rt.36 dan Rt 37. Semua telah kita alokasikan dari Dana Desa begitu juga dengan pembangunan gedung kesenian, perbaikan sumur mengairi warga , LPJU alhamdullilah telah terealisasikan,” ungkapnya.

Program yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas infrastruktur dan Kesejahteraan warga ini telah terselesaikan dan masyarakat juga sangat terbantu dengan adanya pembangunan P3-TGAI. Jalan menuju area persawahan juga sudah bisa dinikmati para petani yang ada di desa Kradinan. Kata Rohani salah satu petani serempat yang dikonfirmasi awak media.
Baca Juga :
“Iya sangat bersyukur pada pemerintah desa Kradinan yang telah memperjuangkan nasip para petani terutama masalah pengairan dan jalan untuk fasilas angkutan ketika masa panen. Dulu susah, sebelum jalan masuk ke area persawahan ini dibangun. Alhamdullilah, tahun 2024 ini sudah dibangun jalan dan sekarang tidak susah susah mengangkut hasil panen waktu masa panen,” Pungkas Rohani.
( ELK )
