Rangkaian Hari Jadi Kabupaten Mojokerto ke-731, Festival Hadrah Habsyi Jadi Momen untuk Perluas Keterlibatan Masyarakat

oleh
Rangkaian Hari Jadi Kabupaten Mojokerto ke-731, Festival Hadrah Habsyi Jadi Momen untuk Perluas Keterlibatan Masyarakat
Foto:Agm/Ar

Rangkaian Hari Jadi Kabupaten Mojokerto ke-731, Festival Hadrah Habsyi Jadi Momen untuk Perluas Keterlibatan Masyarakat

www.suryanenggala.id – Kabupaten Mojokerto. Jelang Hari Jadi Kabupaten Mojokerto ke-731, Kabupaten Mojokerto menyelenggarakan berbagai rangkaian kegiatan dan salah satunya adalah Festival Hadrah Habsyi yang dilaksanakan pada Senin, (6/5) pagi di Pendapa Graha Maja Tama (GMT) Kabupaten Mojokerto.

Dalam sambutannya, Bupati Ikfina mengucapkan terima kasih atas terselenggaranya kegiatan ini. Ia menyebut peringatan ini dilaksanakan untuk memperkaya dan memperluas keterlibatan masyarakat serta meningkatkan rasa saling memiliki dalam memperingati HUT Kabupaten Mojokerto ke-731. 

“Menurut saya peringatan-peringatan kemarin belum kita laksanakan dan ini makin memperkaya dan memperluas keterlibatan berbagai pihak atau stakeholder dalam memperingati HUT Kabupaten Mojokerto ke-731 dan meningkatkan rasa saling memiliki terhadap Kabupaten Mojokerto bagi seluruh elemen masyarakat Kabupaten Mojokerto,” ujarnya, dihadapan ratusan peserta Festival Hadrah Habsyi yang diikuti 25 grup, 7 grup diantaranya berasal dari kecamatan dan lainnya dari pondok pesantren.

Ia juga menjelaskan bahwa makna dari terbentuknya tema HUT Kabupaten Mojokerto ke-731 ‘Bersama, Berkarya, dan Berjaya’ ini merupakan sebuah bentuk persaudaraan, persatuan dan kesatuan yang harus kita lestarikan.

“Kebersamaan persaudaraan persatuan dan kesatuan dari leluhur kita, dari jaman Kerajaan Majapahit yang perlu terus kita lestarikan, maka kata ini tidak akan pernah lepas dari tema kita memperingati Hari Jadi Kabupaten Mojokerto setiap tahunnya,” ucapnya.

Selain itu, Bupati Ikfina juga mengungkapkan kata ‘Berkarya’ yang menjadi simbol adanya kemajuan karya seni budaya di Kabupaten Mojokerto juga menjadi salah satu hal yang perlu diperjuangkan.

“Berkarya ini adalah sebagai bentuk kita siap menunjukkan bahwa kita siap berjuang untuk kemajuan yang itu harus direalisasikan dalam bentuk karya-karya nyata, dan karya tersebut berupa karya seni budaya yang setara dengan syiar agama Islam yang saat ini sedang kita laksanakan yaitu festival Hadrah Habsyi,” ungkapnya.

Rangkaian Hari Jadi Kabupaten Mojokerto ke-731, Festival Hadrah Habsyi Jadi Momen untuk Perluas Keterlibatan Masyarakat
Foto:Agm/Ar
Rangkaian Hari Jadi Kabupaten Mojokerto ke-731, Festival Hadrah Habsyi Jadi Momen untuk Perluas Keterlibatan Masyarakat
Foto:Agm/Ar

Serta, ‘Berjaya’ yang dalam hal ini menjadi suatu bentuk eksistensi kemajuan disegala bidang yang perlu dipertahankan dan dikembangkan dalam pelaksanaan HUT Kabupaten Mojokerto ke-731.

“Dan yang terakhir berjaya, bagaimana eksistensi yang disertai dengan berbagai kemajuan di segala bidang betul-betul kita bisa pertahankan dan kembangkan dan ini kita bawa dalam tema HUT Kabupaten Mojokerto ke-731,” tuturnya.

Diakhir sambutannya, Orang nomor satu di lingkup Pemkab Mojokerto tersebut menyampaikan apresiasinya kepada seluruh stakeholder terkait dan peserta yang telah berpartisipasi dalam Festival Hadrah Habsyi tersebut.

“Terima kasih partisipasinya, mudahan-mudahan Hari Jadi Kabupaten Mojokerto ke-731 ini menjadi satu bentuk cara kita melestarikan nilai-nilai luhur yang bagian dari pemersatu bangsa kita dan kemudian bagaimana kita dengan kebersamaan betul-betul berkarya menuju kejayaan yang kita impikan,” pungkasnya.

Diketahui dalam Festival Hadrah Habsyi tersebut turut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Mojokerto, Staf Ahli Bupati dan Asisten Sekretaris Daerah Kabupaten Mojokerto, Kepala Bagian Kesejahteraan Masyarakat Kabupaten Mojokerto, beserta Kepala OPD dan Camat se-Kabupaten Mojokerto.

(Sumber : Diskominfo Kab Mojokerto)

(Dhn;Ans;gd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *