Upaya Penuhi Hak Anak, Pemkab Mojokerto Gelar Pelatihan KHA

oleh
Upaya Penuhi Hak Anak, Pemkab Mojokerto Gelar Pelatihan KHA
Foto:Mki;Rzk/Ar

Upaya Penuhi Hak Anak, Pemkab Mojokerto Gelar Pelatihan KHA

www.suryanenggala.id – Kabupaten Mojokerto. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto terus berupaya untuk memperhatikan dan memenuhi hak anak. Mengingat, setiap anak memiliki hak-hak yang tertuang dalam Konvensi Hak Anak (KHA) sesuai dengan sidang PBB tahun 1989 yang mengatur tentang hak-hak anak dan negara berkewajiban melindungi hak-hak anak.

Hal itu disampaikan Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati saat menjadi narasumber pelatihan KHA bagi OPD secara virtual, yang digelar di Command Center, Pemkab Mojokerto, Senin, (18/9) siang.

Bupati Ikfina menjelaskan, konvensi hak anak merupakan perjanjian internasional yang mengatur tentang hak-hak anak. Selanjutnya telah diratifikasi Indonesia sehingga menghasilkan berbagai program diantaranya adalah program Kota/Kabupaten Layak Anak (KLA).

“Upaya menciptakan Kota/Kabupaten yang layak dan nyaman bagi anak-anak membutuhkan kerjasama dari berbagai pihak, termasuk perangkat daerah, lembaga vertikal, lembaga masyarakat, forum anak, insan pers, serta masyarakat umum,”terangnya.

Baca Juga :
Upaya Penuhi Hak Anak, Pemkab Mojokerto Gelar Pelatihan KHA
Foto:Mki;Rzk/Ar
Upaya Penuhi Hak Anak, Pemkab Mojokerto Gelar Pelatihan KHA
Foto:Mki;Rzk/Ar

Orang nomor satu dilingkup Pemkab Mojokerto ini berharap, melalui pelatihan terkait Konvensi Hak Anak (KHA) ini, dapat tercipta sumber daya manusia yang terlatih Konvensi Hak Anak, sehingga dapat terus melakukan berbagai upaya strategis sekaligus untuk meningkatkan komitmen bersama dalam mewujudkan KLA di Kabupaten Mojokerto.

“Terdapat 5 (lima) klaster dalam KLA yaitu klaster hak sipil dan kebebasan, klaster lingkungan keluarga dan pengasuhan alternatif, klaster kesehatan dasar dan kesejahteraan, klaster pendidikan dan klaster perlindungan khusus. Ini yang harus kita perhatikan,” tegasnya.

Lebih jauh, Ikfina menjelaskan mengenai tanggung jawab pemerintah dalam pemenuhan hak anak. Salah satunya, perhatian terhadap anak-anak agar dapat hidup, tumbuh, berkembang dan berpartisipasi secara optimal sesuai dengan harkat dan martabat kemanusiaan serta mendapat perlindungan dari kekerasan.

“Kita harus lebih peduli lagi dengan masalah anak. bagaimana kita semua disini mampu memberikan kehidupan dan perlindungan yang terbaik untuk tumbuh kembang anak, sehingga mereka bisa tumbuh berkembang secara optimal,” pungkasnya.

(Sumber : Diskominfo Kab Mojokerto)

(Dhn;gd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *