LSM BARA API Keluhkan Lambannya Respon Pemkot Tangerang Selatan

oleh
LSM BARA API Keluhkan Lambannya Respon Pemkot Tangerang Selatan
(Foto: Dokumen Istimewa)

LSM BARA API Keluhkan Lambannya Respon Pemkot Tangerang Selatan

Suryanenggala.id, Tangerang Selatan – Pemerintah Kota Tangerang Selatan diduga telah melakukan pembiaran terhadap Bar yang berkedok sebagai kedai kopi. Hal ini diungkapkan Ketua LSM Barisan Rakyat Pengawal Konstitusi (BARA API) dalam keterangan pers di markasnya, Jum’at (15/09).

Dari hasil temuan LSM Barisan Rakyat Pengawal Konstitusi (BARA API) diduga lokasi tersebut dijadikan tempat berkumpulnya pelaku Lesbian, Gay, Biseksual dan Transgender (LGBT).

“Sudah hampir 1 bulan lebih kami laporkan ke Pemkot Tangsel, Bar yang diduga berkedok kedai kopi dan dijadikan tempat berkumpulnya LGBT masih dibiarkan,” kata Taufiq kepada awak media.

Taufik menilai, pemerintah Kota Tangerang Selatan lamban merespon aduan LSM BARA API sebagai masyarakat atas keberadaan tempat penjualan minuman beralkohol dan tempat berkumpulnya pelaku LGBT sehingga merusak suasana dan tatanan religius yang telah tumbuh dan hidup di Ciputat Timur, Tangerang Selatan.

“BARA API siap berada di garis terdepan untuk membumi hanguskan Bar yang berkedok kedai kopi yang menjadi tempat peredaran minuman beralkohol dan berkumpul nya pelaku LGBT di Tangsel,Apabila Pemerintah Tangerang Selatan maupun pihak terkait tidak mampu dan mandul untuk melaksanakan tugas dan fungsinya guna terciptanya lingkungan Kota Tangerang Selatan yang cerdas,modern,serta religius,” jelasnya.

Atasnama BARA API, Taufiq mengajak kepada seluruh tokoh agama, tokoh masyarakat, Ormas Keagamaan, Ormas Kepemudaan, Organisasi Kemahasiswaan dan Segenap Elemen Masyarakat Kota Tangerang Selatan untuk bersama-sama dalam memberantas penjualan minuman beralkohol dan penyakit masyarakat lainnya dimanapun berada.

Taufiq mengatakan, agar seluruh elemen masyarakat di wilayah mengecam keras dan menyatakan permusuhan serta menyatakan perang terhadap segala bentuk peredaran narkoba,miras,serta segala bentuk kegiatan penyakit masyarakat yang berada di wilayah Tangerang Selatan khususnya Ciputat Timur.

“BARA API menyerukan agar Pemerintah Kota Tangerang Selatan dan pihak terkait menutup dan memberikan sanksi tegas terhadap Bar yang berkedok kedai kopi tersebut karena telah mengotori Lingkungan Tangerang Selatan khususnya Ciputat Timur yang notabene-nya merupakan wilayah yang banyak Majelis Ta’lim,” pungkasnya.


(Jun/Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *