Dugaan Peristiwa Tindak Pidana Pembunuhan Dan Atau Curas Kelurahan Bangunsari Dolopo

oleh
Foto : Humas Polres Madiun. (WID/Surya Nenggala)

Dugaan Peristiwa Tindak Pidana Pembunuhan Dan Atau Curas Kelurahan Bangunsari Dolopo

www.suryanenggla.id -Madiun. Polres Madiun berhasil membongkar dan menangkap pelaku Dugaan Peristiwa Tindak Pidana Pembunuhan Dan Atau Curas.

Kapolres Madiun AKBP Anton Prasetyo melalui Wakapolres Madiun Yulie Khrisna bersama petinggi Polres Madiun menggelar Pers Release , Selasa 11/07/23.

Kilas balik peristiwa , Pada hari Rabu 5 JULI 2023 Sekira Pukul 14.00 WIB di dalam kamar kost Batil Kelurahan Bangunsari Kecamatan Dolopo Kabupaten Madiun telah terjadi peristiwa Dugaan Tindak Pidana Pembunuhan Dan Atau Curas. Korban MB Perempuan, 23 tahun, Islam, Karyawan Swasta, Ponorogo.

Dugaan Peristiwa Tindak Pidana Pembunuhan Dan Atau Curas Kelurahan Bangunsari Dolopo

Tersangka IR, laki laki, 28 tahun, kelahiran Klaten Jawa Tengah.

Kronologis Kejadian, awalnya korban dan pelaku berkenalan melalui medsos pada akhir tahun 2022. Kemudian, keduanya bertukar kontak.
Selanjutnya pada hari Sabtu tanggal 1 Juli 2023 korban dan pelaku janjian kemudian sekira pukul 15.00 Wib pelaku datang ke tempat kost korban dan sempat melakukan hubungan suami istri.

Kemudian hari Minggu tanggal 2 Juli 2023 sekira pukul 10.00 Wib pelaku melihat isi dompet korban yang berisi uang pecahan Rp. 100.000,- (Seratus ribu rupiah) dalam jumlah banyak di situ muncul niat pelaku untuk menguasainya.

Selanjutnya pada hari Senin tanggal 3 Juli 2023 sekira pukul 10.00 Wib pelaku melihat korban dalam keadaan lengah (korban sedang posisi tidur tengkurap dan main HP) pelaku langsung mencekik leher korban dari belakang menggunakan kedua tangannya, pelaku mengambil tali tas milik korban yang berada disampingnya untuk mengikat leher korban, menginjak kepala korban dari belakang beberapa kali hingga membentur lantai.

Baca Juga :

Lalu pelaku mengambil kabel antena TV untuk mengikat kedua tangan dan kaki korban, menyumpal mulut korban menggunakan handuk, setelah itu pelaku pergi sambil membawa 1 (satu) buah dompet milik korban yang berisi uang kurang lebih sebesar 5 juta rupiah, 2 (dua) buah HP, dan 1 (satu) unit kendaraan sepeda motor Yamaha N-Max.

Motif pelaku melakukan aksi tersebut bertujuan untuk menguasai harta benda milik korban dan juga merasa sakit hati karena korban mengolok-oloknya dan juga membandingkan kecantikan korban dengan istri pelaku.

Barang bukti yang berhasil diamankan petugas adalah 1 (satu) utas kabel antena,
1 (satu) buah potong tali tas slempang warna pink,
1 (satu) buah handuk,
1 (satu) buah kacamata kondisi rusak,
1 (satu) potong celana jean pendek warna biru,
1 (satu) buah tangtop warna warna abu-abu,
1 (satu) buah bra warna biru,
1 (satu) buah celana dalam warna biru.

Tindak lanjut sidik, Amankan Tersangka, menyita Barang Bukti,
Riksa Saksi dan Tersangka
Lengkapi mindik.

Pasal yang disangkakan
Pasal 338 KUHP (dengan ancaman hukuman penjara lima belas tahun) dan atau Pasal 365 ayat (3) KUHP (dengan ancaman hukuman 9 tahun penjara).

(Sumber : Humas Polres Madiun ).

Pewarta: WID

Response (1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *