Ngatiyana Tinjau Pelaksanaan Vaksin Anak SDN Melong Mandiri 3

oleh -311 Dilihat
Plt. Wali Kota Cimahi Ngatiyana Saat Meninjau Langsung Pelaksanaan Vaksinasi Anak Usia 6-11 Tahun. (Sumber : Humas Kota Cimahi)

Ngatiyana Tinjau Pelaksanaan Vaksin Anak SDN Melong Mandiri 3

www.suryanenggala.id – Cimahi. Plt. Wali Kota Cimahi Letkol (Purn) Ngatiyana meninjau langsung pelaksanaan vaksinasi anak usia 6-11 tahun bertempat di SDN Melong Mandiri 3, Jl. Perumnas Cijerah, Kelurahan Melong, Kota Cimahi, hari Kamis (13/01/2022).

Ngatiyana mengungkapkan bahwa Pemerintah Kota Cimahi menargetkan vaksinasi anak usia 6-11 tahun sekitar 47 ribu anak, supaya pembelajaran tatap muka (PTM) tanggal 17 januari 2022 bisa segera dilaksanakan.

“Pada hari ini saya mengunjungi pelaksanaan vaksin khusus anak yang ada di Kelurahan Melong Cimahi Selatan, yang mana pada hari ini kita serbu ada 7 titik untuk pelaksanaan vaksin anak-anak usia 6-11 tahun, Alhamdulillah dari target sekitar 47 ribu, per hari kemarin sudah 26 ribu lebih, dan hari ini target 10 ribu sehingga mudah-mudahan sampai tanggal 17 sudah bisa masuk PTM atau pembelajaran tatap muka sehingga target dua hari ini kita kejar mudah-mudahan bisa selesai,” ungkap Ngatiyana.

Baca Juga :
Ngatiyana Tinjau Pelaksanaan Vaksin Anak SDN Melong Mandiri 3
Nampak Plt. Wali Kota Cimahi Sedang Menenangkan Salah Seorang Anak Yang Akan Divaksin
Ngatiyana Tinjau Pelaksanaan Vaksin Anak SDN Melong Mandiri 3
Plt. Wali Kota Cimahi Saat Ditemui Awak Media

Lebih lanjut Ngatiyana menyatakan, Kota Cimahi sudah sekitar 50% lebih sudah melaksanakan vaksin untuk anak usia 6-11 tahun.

“Tolong disampaikan bahwa ternyata saya lihat di lapangan anak-anaknya begitu di vaksin semuanya happy tidak takut,” tuturnya.

Ngatiyana menegaskan adapun anak-anak yang menangis sebelum divaksin itu bukan melalui suatu paksaan melainkan anak-anak merasa takut akan jarum suntik. Hal itu ia anggap wajar dan hal biasa.

“Jangan sampai ada kabar atau isu-isu bahwa anak-anak dipaksa untuk divaskin. Semua ini kita lakukan untuk kebaikan semua, pemerintah tidak ingin mencelakakan masyarakat. Salah satu jalan untuk mencegah varian omicron yaitu dengan vaksinasi,” pungkasnya.

(Sumber : Humas Kota Cimahi)

(DN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *