STTP Syarat Aksi Demo Alumni 212, PMJ Belum Bisa Keluarkan

oleh -24 views

STTP Syarat Aksi Demo Alumni 212, PMJ Belum Bisa Keluarkan

www.suryanenggala.id, Jakarta – STTP Syarat Aksi Demo Alumni 212, Polda Metro Jaya Belum mengeluarkan. Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan, pertimbangan terkait pihak Direktorat Intelkam Polda Metro Jaya belum tentu akan mengeluarkan Surat Tanda Terima Pemberitahuan (STTP) sebagai syarat aksi demo alumni 212 yang akan diadakan sekitar patung kuda.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan. (Foto/TK Surya Nenggala)

Menurut Zulpan, Pertimbangan dilakukan lantaran DKI Jakarta masih melaksanakan PPKM dalam penanganan wabah Covid-19.

“Terkait kegiatan Reuni 212 pihak panitia harus mengacu pada peraturan yang berlaku di mana mereka wajib memenuhi syarat administrasi yaitu surat permohonan izin keramaian dan harus ada rekomendasi dari Satgas covid karena saat ini situasi di wilayah hukum Polda Metro Jaya masih dalam situasi pandemi Covid-19,” kata Zulpan kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Kamis (25/11/2021).

Lanjut Zulpan menuturkan, pihaknya belum menerima permohonan dari panitia aksi Reuni 212 ini.

“Polri miliki kewenangan untuk terima surat pemberitahuan masyarakat dan surat permohonan izin keramaian. Kemudian setelah itu diterbitkannya STTP atau surat tanda terima pemberitahuan terkait surat izin keramaian,” jelas Zulpan.

“Izin itu tidak dikeluarkan kepolisian tapi dikeluarkan oleh pengelola tempat tersebut,” lanjut Zulpan.

Zulpan mengatakan, panitia aksi Reuni 212 nantinya bisa menjelaskan berapa jumlah peserta aksi dan siapa saja penanggung jawab aksi tersebut.

“Harus ada juga mengajukan proposal kegiatan sehingga kita bisa tahu kegiatan itu menghadirkan berapa orang dan temanya apa, konsepnya apa. Ini menyangkut dengan pola keamanan apabila kegiatan tersebut dapat izin,” ungkap Zulpan.

Mantan Kepala Bidang Humas Polda Sulsel ini akan menolak apabila izin tersebut tidak jelas maksud dan tujuannya.

“Perlu diketahui apabila panitia tidak dapat lengkapi ketentuan itu, maka pihak kepolisian khususnya Polda Metro Jaya tidak akan menerbitkan surat izin keramaian terhadap kegiatan yang diajukan,” tutup Zulpan. (TK/An)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *