Ketua LSM Jaka Surya (JS) Anggap Pemerintah Desa Karangsari Kurang Peduli Derita Warganya

oleh -106 Dilihat
Ketua JS Anggap Pemerintah Desa Karangsari Kurang Peduli Derita Warganya
Keadaan Dika yang mengalami lumpuh belasan tahun (St/SuryaNenggala)

Ketua LSM Jaka Surya (JS) Anggap Pemerintah Desa Karangsari Kurang Peduli Derita Warganya

www.suryanenggala.id-BANYUWANGI. Miris bak pepatah mengatakan sudah jatuh tertimpa tangga pula, begitulah perumpamaan nasib yang di alami Siti Aisyah (43) warga Dusun Karangrejo Rt/Rw 003/002 Karangsari,Sempu. Tidak hanya mencari nafkah seorang diri demi mencukupi kebutuhan hidup dia dan ke- tiga anak nya Siti Aisyah juga harus menahan derita selama belasan tahun lantaran ia memiliki seorang putra yang sakit syaraf yang mengakibatnya seluruh tubuh Dika Wahyudi (11) lumpuh total.

Pasalnya Dika sejak lahir di ketahui lahir dalam keadaan sehat dan mulai sakit semenjak usia 9 bulan.
Akibat sakit yang di derita Dika, bocah usia 11 tahun tersebut harus berbaring lemah tak berdaya. Saat di kunjungi team LSM Jaka Surya Bersinar (JSB) dan team Advokasi Indonesia Sehat (Advis) terkonfirmasi setelah kunjungan awal di bulan April 2021 hingga saat ini belum ada bantuan apapun yang tersalurkan untuk kepentingan berobat Dika.

Siti Aisyah mengaku tidak ada bantuan yang memang di peruntukan berobat anaknya. Hanya saja jika putra kesayangannya sakit demam jika di bawa ke Puskesmas memang gratis.

Baca juga:
Siti Aisayah (kiri) saat di konfirmasi oleh tim Surya Nenggala

” iya, kalau bantuan warga miskin seperti saya, saya dapat berbentuk BLT DD, tapi jika bantuan khusus untuk putra saya berobat belum pernah dapat. Dulu pernah memang anak saya di photo-photo ada yang dari istrinya pak RT, dan istrinya pak kadus. Ya memang kalau berobat ke Puskesmas jika Dika kondisi demam ya gratis” jelas Aisyah.

Di saat bersamaan M. Rofik Azmi selaku Ketua JS dan perwakilan dari Advis mengatakan jika hanya berobat ke Puskesmas terdekat di desa kita siapa saja bisa berobat secara gratis.

“Kalau cuma demam saya pun, berobat ke Puskesmas di mana desa tempat saya tinggal ya gratis juga. Tapi ini lain kebutuhan nya adalah perawatan serius dengan melihat keadaan ananda Dika yang memprihatinkan.

Di sampaikan oleh Rofik di depan awake media mewakili keluarga Siti Aisyah jika kunjungan nya enam bulan lalu sampai hari ini pihak pemerintah desa Karangsari belum melakukan tidak kan untuk meringankan beban Siti Aisyah dan putranya tersebut. (St)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *