Ledakan Bom Ikan di Pasuruan Tewaskan Anak dan Bapak

oleh -151 Dilihat
Ledakan Bom Ikan di Pasuruan Tewaskan Anak dan Bapak
(Sumber foto: inewsjatim)

Ledakan Bom Ikan di Pasuruan Tewaskan Anak dan Bapak

www.suryanenggala.id-Ledakan dahsyat menghancurkan dua rumah dan menewaskan dua orang di Kabupaten Pasuruan. Dahsyatnya ledakan terdengar hingga radius 5 km.

Ledakan terjadi di Dusun Macan Putih, Desa Pekangkungan, Kecamatan Gondangwetan sekitar pukul 08.00 WIB. “Ledakannya sangat keras, warga teriak ‘tsunami, tsunami’. Banyak warga berhamburan dan azan,” jelas Ketua RT 01 Dusun Macan Putih, Murtadho di lokasi, Sabtu (11/9/2021).

Berdasarkan penjelasan sejumlah warga, setelah ledakan keras, kondisi sekitar lokasi gelap. Kondisi gelap tersebut disebabkan abu dari 2 rumah yang hancur.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Jawa Timur (Jatim), Kombes Gatot Repli mengatakan bahwa korban tewas merupakan sepasang bapak dan anak. Korban diantaranya adalah seorang petani bernama Gofar (40) dan seorang nelayan bernama Mat Shodiq (60).

Gofar meninggal dunia setelah sempat dibawa ke Puskesmas Gondangwetan. Sedangkan Mat Shodiq dinyatakan tewas di lokasi ledakan.

Baca juga:

“Pada hari Sabtu 11 September 2021 sekira pukul 08.00 WIB, terjadi ledakan yang diduga berasal dari bom ikan (bondet),” kata Gatot saat dikonfirmasi, Sabtu (11/9).

Selain itu, ledakan juga mengakibatkan sebanyak empat orang mengalami luka-luka, diantaranya Imron (30), Siti Khoiriyah (45), Fery (13), serta Arik (bayi 6 bulan).

“Seluruh korban luka-luka mendapatkan perawatan di] Puskesmas Gondangwetan,” kata Gatot.

Berdasarkan keterangan sejumlah warga, penghuni rumah tersebut membuat bondet dan menerima pesanan. Pemesan bom ikan bisanya datang 3 hari sekali mengambil bom ikan. Benda berbahaya itu biasanya hanya dibungkus dengan kardus air mineral.

Tim Gegana Brimob Polda Jatim sempat melakukan penyisiran di 2 rumah yang hancur akibat ledakan. Disusul Tim Puslabfor yang turun ke lokasi.

“Beberapa temuan Tim Gegana sudah dibawa ke Mako Polres Pasuruan Kota untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut,” kata Hery.

Polisi juga mengerahkan anjing pelacak atau tim K9 ke lokasi. Tujuannya untuk mencari potongan tubuh korban atau kemungkinan adanya jenazah lain.(F)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *