Face Off Jalan HOS Cokroaminoto Tonggak Pembangunan Partisipatoris Ponorogo

oleh -29 Dilihat
(Foto/Sumber Kominfo Ponorogo)

Face Off Jalan HOS Cokroaminoto Tonggak Pembangunan Partisipatoris Ponorogo

www.suryanenggala.id– Ponorogo. Perubahan perwajahan (Face Off) Jalan HOS Cokroaminoto Ponorogo merupakan bukti model pembangunan partisipatoris.

Selanjutnya, sejumlah titik juga akan ditata dengan model pembangunan yang kurang lebih sama, dengan bergotong-royong.

Hal ini disampaikan Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko usai menerima Corporate Social Responsibility (CSR) Face Off Jl. HOS Cokroaminoto dari Bank Jatim yang diserahkan oleh Direktur Risiko Bisnis Bank Jatim Rizyana Mirda, Selasa (24/8/2021) di Pringgitan (Rumah Dinas Bupati Ponorogo).

“Kita ingin menorehkan gambaran bahwa kota yang beradab adalah kota yang tertata rapi, indah dan bisa menjadi contoh kesopanan, contoh sumbu ekonomi, sumbu budaya dan sumbu pariwisata. Ini penting untuk ‘menjangkiti benak’ kita semua sehingga semua ikut hiruk-pikuk membangun secara partisipatoris,” ungkap Giri.

Face off Jalan Hos Cokroaminoto muncul saat Bupati Sugiri baru saja dilantik sehingga belum bisa menggunakan APBD tahun 2021 dan masih dalam kondisi pandemi. Namun, dengan kegotongroyongan berbagai pihak, maka face off yang juga sebagai langkah dalam kerja awal pemerintahannya bersama Wabup Lisdyarita bisa dilaksanakan dimana Pemkab Ponorogo tidak menerima sepeserpun rupiah sebagai bantuan pembangunan.

Baca juga :
Face Off Jalan HOS Cokroaminoto Tonggak Pembangunan Partisipatoris Ponorogo

Banyak pihak berkontribusi. Mulai dari Bank Jatim, BRI, BNI, NU, Muhammadiyah, koperasi dan para pemilik pertokoan di jalan tersebut. Semuanya membantu dengan cara membangun Jalan HOS Cokroaminoto sesuai rancangan.

“Karena itu saya sampaikan terima kasih kepada seluruh pihak, termasuk Bank Jatim yang mengambil peran sangat strategis dan andil luar biasa. ” Kata Giri lagi.

Dari pihak-pihak yang ikut andil dalam face off tersebut, fisik pembangunan yang sudah jadi kemudian diserahkan Pemkab Ponorogo dan menjadi aset negara.

Selesainya face off ditandai dengan peresmian dan penandatanganan prasasti pada 16 Agustus 2021 lalu.

“Inilah model kerja sama implementatif dalam menata Kota Ponorogo. Titik lain juga bisa kita tata dengan cara itu, seperti Jalan Jenderal Sudirman, Aloon-Aloon, dan terus berputar sampai ke Pasar Legi. ” ulas Giri.

Rizyana Mirda menyatakan, Bank Jatim turut berpartisipasi dalam face off Jalan HOS Cokroaminoto dengan CSR-nya karena merasa turut bertanggung jawab untuk memberikan sumbangsihnya kepada masyarakat.

“Ponorogo adalah Stakeholder dari Bank Jatim sehingga kami mempunyai kewajiban untuk memberikan CSR berupa hal-hal yang dibutuhkan oleh Ponorogo. ” ungkapnya sambil menyebut besaran CSR Bank Jatim pada face off Jalan HOS Cokroaminoto adalah Rp. 350 juta rupiah berupa pedestrian pada ruas Pasar Legi sampai depan Kantor Pos Ponorogo.

(Wid)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *