Kisah Penjual Nasi Bungkus Bertahan Dimasa Pandemi
www.suryanenggala.id-Surabaya. Pandemi Covid-19 telah meluluh lantakkan ekonomi di berbagai negara di dunia. Perekonomian global terguncang akibat penerapan Lock down dan pembatasan sosial di berbagai negara. Ditengah pandemi Covid-19, berdampak pada perekonomian masyarakat Indonesia, pola hidup masyarakat pun secara otomatis berubah. Masyarakat lebih memilih hidup hemat dengan memasak sendiri di rumah. Akibatnya banyak pedagang makanan yang jualannya kurang laku atau omsetnya menurun.
Hal tersebut, dirasakan pula oleh Rini seorang penjual nasi bungkus yang setiap pagi mangkal di Jalan Raya Banyu Urip, mulai pukul 06.00-09.00 WIB. “Awal pandemi Covid-19 memang sempat menggangu usaha saya, namun saya tetap bertahan dan yakin mampu melewati masa pandemi ini dengan terus berjualan. “Kata Rini si penjual nasi bungkus.
“Meskipun penghasilan saya menurun 30%, saya tetap optimis. “Ujarnya.


Rini telah berjualan nasi bungkus selama 3 tahun. Tempat jualannya bukan depot atau resto yang permanen. Dia hanya meletakkan jualannya disebuah box yang diletakkan diatas sepeda motornya. Untuk menandai jualannya dibentangkan spanduk kecil bertuliskan Nasi Bungkus “Ganden” Rp.6000 dan terima pesanan. Usahanya nampak sepele, hanya nasi bungkus harga 6000an. Ternyata hasilnya lumayan besar, cukup berjualan kurang lebih 3 jam mampu mengalahkan penghasilan pegawai level menengah yang berangkat pagi pulang sore atau malam.
Nasi bungkus atau biasa disebut Nasbung, ternyata peluang bisnisnya cukup bagus. Usaha nasi bungkus bisa menjadi salah satu cara mengatasi sulitnya perekonomian dinegeri ini selama pandemi Covid. Secara, nasi bungkus tidak asing dikalangan masyarakat kita, harga yang murah dan rasanya sangat akrab dengan lidah membuat nasi bungkus jadi andalan di masa pandemi.
Selain itu dapat menargetkan semua kalangan masyarakat, baik dari kalangan bawah maupun kalangan atas. Sehingga peluang memperoleh keuntungan secara berkesinambungan masih terbuka lebar. Rini berharap pandemi Covid segera berakhir sehingga usahanya bisa lancar dan omsetnya bisa meningkat lagi.
(Diana)

Semogah makin berkah