Pimred Surya Nenggala Geram Atas Pembunuhan Wartawan, Presiden Harus Turun Tangan

oleh -2.548 views
Geram! Pimred Surya Nenggala Pembunuhan Wartawan, Presiden Harus Turun Tangan
Pimpinan Redaksi Surya Nenggala Media (Foto: Tim/SuryaNenggala)

Geram! Pimred Surya Nenggala Pembunuhan Wartawan, Presiden Harus Turun Tangan

www.suryanenggala.id-Geram! Pimred Surya Nenggala Pembunuhan Wartawan, Presiden Harus Turun Tangan.
Kasus penembakan wartawan yang diduga dilakukan oleh orang tidak dikenal di Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, yang menewaskan seorang Mara Salem Harahap (42 tahun) sempat mewarnai beberapa media online dan media sosial beberapa waktu belakangan ini.

Berita tentang Peristiwa tersebut sangat mencederai hati seluruh insan pers yang mendengarnya. Berbagai kecamanpun mengalir dari berbagai elemen masyarakat, terutama kalangan PERS. Tak ketinggalan juga Pimpinan Redaksi Surya Nenggala Media, Joko Praseto, S,Sy.,SH.,MH juga seorang akademisi, praktisi hukum kandidat doktor ini mengutuk keras aksi penembakan itu.

Kasus ini harus bisa diselesaikan, siapapun pelakunya, baik eksekutor maupun otaknya, bahkan siapapun yang terlibat harus diseret ke meja hijau dan dijatuhi hukuman yang seberat-beratnya.
“ini tidak bisa dipandang semata-mata kasus pembunuhan yang biasa. Sebab, ada wibawa Undang-undang yang dipertaruhkan. Yakni UU NO 40 tahun 1999 tentang pers. Jika melihat profesi korban yang seorang jurnalis, tentu ada latar belakang yang menyebabkan terjadinya peristiwa itu. Tidak menutup kemungkinan ada pihak-pihak tertentu yang merasa terancam sehingga menghabisi korban dengan cara tertentu” jelas pria yang akrab disapa Bang Jack, Pimred Surya Nenggala yang sangat berpandangan kritis ini.

Baca juga:

Oleh karena itu, lanjut bang Jack, mengingat beberapa kasus kekerasan terhadap wartawan yang terjadi sebelumnya di Indonesia, sudah seharusnya Presiden mengambil langkah tegas. Ini bukan masalah sepele. Sebab, dampak dari kekerasan terhadap Pers akan sangat mempengaruhi kinerja dari PERS .

Ini tidak boleh terjadi, karena lemahnya PERS berarti juga lemahnya salahsatu lembaga control yang ada. Kita semua tau bahwa lembaga control sosial harus bisa berperan maksimal dan tak boleh dilemahkan. Pembunuhan itu bisa saja menjadi pesan atau shock therapy dari para bandit bandit di negri ini untuk melemahkan fungsi PERS.

Oleh karena itu, sekalilagi, saya atas nama keluarga besar Surya Nenggala Media mendesak agar Presiden Joko widodo turun tangan untuk menyelesaikan masalah ini, bahkan jika perlu, menerbitkan atau menata kembali sebuah regulasi yang betul betul menjamin kemerdekaan PERS, sehingga fungsi dan peran Pers sebagai salah satu lembaga control bisa maksimal” bahkan Trias politica sebagai 3 pilar demokrasi (legislatif, yudikatif, eksekutif), seakan-akan masih kurang, maka dari itu “pers” disebut-sebut sebagai pilar ke-empat.

UU Pers Pasal 18 Ayat (1), menyebutkan, Setiap orang yang secara melawan hukum dengan sengaja melakukan tindakan yang berakibat menghambat atau menghalangi pelaksanaan ketentuan Pasal 4 ayat (2) dan ayat (3) dipidana dengan pidana penjara paling lama 2 (dua) tahun atau denda paling banyak Rp. 500.000.000,00 (Lima ratus juta rupiah).”

“Jadi teman-teman pers harus semakin solid dan kompak, kita sudah sesuai amanah dan dilindungi UU jadi jangan takut. Inilah momen untuk bersatu ,selain itu tolong kepada seluruh saudra-saudra ku, para wartawan, jurnalis, pers dari Sabang sampai Merauke mengheningkan cipta untuk rekan-rekan yang mendahului kita. Khususnya rekan Mara Salem Harahap dan kawal perkara ini sampai mendapatkan keadilan. Kalau menghalangi kinerja 2 tahun apalagi ini menghilangkan nyawa. “Tegas bang jack

(Tim)

One thought on “Pimred Surya Nenggala Geram Atas Pembunuhan Wartawan, Presiden Harus Turun Tangan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *