Polda Sumut Tetapkan 5 Tersangka Daur Ulang Swab Di Bandara Kualanamu Medan

oleh -264 views
Polda Sumut Tetapkan 5 Tersangka Daur Ulang Swab Di Bandara Kualanamu Medan
Kapolda sumut saat memberikan keterangan pers nya (Foto: Dean/SuryaNenggala)

Polda Sumut Tetapkan 5 Tersangka Daur Ulang Swab Di Bandara Kualanamu Medan

www.suryanenggala.id-Medan. Polda Sumut melalui keterangan persnya menetapkan 5 pegawai Kimia Farma sebagai tersangka dari kasus daur ulang alat test swab yang terjadi dibandara kualanamu internasional airport (KNIA) Medan beberapa waktu yang lalu.

“Hasil pemeriksaan pada penggerebekan dilokasi pelayanan rapid test(swab) dibandara kualanamu internasional airport (KNIA). Ditetapkan lima tersangka pegawai Kimia Farma,yang terbukti menggunakan alat rapid test(swab) bekas pakai untuk melakukan uji swab kepada calon penumpang dengan tujuan berbagai kota di bandara kualanamu medan. “kata Kapolda Sumut,Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak saat melakukan jumpa pers dihalaman Mapolda Sumut, Kamis (29/4)

Baca juga :
Kapolda sumut bersama tersangka

kelima tersangka pegawai dari Kimia Farma itu bernisial PM,SR,DJ,M, dan, R.Kapolda Sumut mengungkapkan. Terbongkarnya penggunaan alat kesehatan swab bekas pakai tersebut setelah personil Dit Reskrimsus Polda Sumut melakukan penggerebekan dilokasi pelayanan kesehatan. Letaknya dibandara Kualanamu Medan setelah mendapat laporan dari masyarakat.

Kapolda Sumut,Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak menuturkan. Modus dari kelima tersangka ini sendiri adalah dengan mendaur ulang alat swab yang telah digunakan dengan cara mencucinya sendiri untuk dipergunakan kembali dilokasi layanan kesehatan rapid test(swab) di bandara kualanamu medan. Dalam sehari stik daur ulang itu bisa digunakan oleh 100-150 orang masyarakat yang hendak melakukan penerbangan dibandara kualanamu.

Kapolda sumut bersama barang bukti yang diamankan


“Dari penggerebekan itu, petugas dari Dit Reskrimsus Polda Sumut mendapati adanya seorang petugas yang membawa alat swab bekas pakai yang hendak didaur ulang untuk dipergunakan kembali. “ujar Kapolda Sumut didampingi Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Hadi Wahyudi.

Kelima tersangka pegawai dari Kimia Farma ini akan dijerat dengan UU kesehatan dengan ancaman penjara paling lama 10 tahun dan denda paling banyak 10 miliar. Selain itu juga akan dijerat dengan UU perlindungan konsumen dengan ancaman pidana maksimal 5 tahun. Dan denda 2 miliar. pungkasnya sembari mengakhiri sesi jumpa pers dihalaman Mapolda Sumut.
(Dean)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *