Kepedulian Mabes Polri Salurkan Beras di Dukuh Mlangi Tersono Batang

oleh
Mabes polri melalui Kapolsek Tersono menyalurkan bantuan beras kepada Tukang Ojek dan Warga Tidak mampu di Tersono Batang (Foto:Tgh/SuryaNenggala)

Kepedulian Mabes Polri Salurkan Beras di Dukuh Mlangi Tersono Batang

www.suryanenggala.id– Batang. Kepedulian terhadap warga terdampak Covid-19 terus dibangkitkan. Berbagai upaya nyata telah dilakukan dari berbagai pihak untuk bersama sama bangkit dari cobaan wabah Covid-19 ini. Mabes Polri kembali menyalurkan bantuan beras yang didistribusikan oleh Kapolsek Tersono kepada sejumlah tukang ojek yang biasa mangkal di pasar Tersono dan warga Dukuh Mlangi Desa Kecamatan Tersono Kabupaten Batang, Kamis (17/12/2020).

Kapolsek Tersono Polres Batang AKP Akhmad Almunasifi didampingi Wakapolsek IPTU Wargo menyerahkan langsung bantuan beras dari Mabes Polri. Turut serta dalam pembagian tersebut Kasihumas, Kanitbinmas, KanitIntelkam dan anggota Koramil 06 Tersono, Pelda Ubaidillah dan Serma Mahfud.

Dijelaskan Kapolsek AKP Akhmad Almunasifi beras yang dibagikan adalah bantuan dari Mabes Polri. Pembagian beras menyasar untuk warga kurang mampu terdampak secara ekonomi pandemi Covid-19.

“Kita bagikan 15 kantong plastik beras kepada tukang ojek dan 15 kantong pada warga Dukuh Mlangi. Masing-masing kantong berisi 5 kilogram beras,” jelas Kapolsek Tersono AKP Akhmad Almunasifi.

Kepedulian Mabes Polri Salurkan Beras di Dukuh Mlangi Tersono Batang
Kepedulian Mabes Polri Salurkan Beras di Dukuh Mlangi Tersono Batang
Kepedulian Mabes Polri melalui Kapolsek Tersono salurkan bantuan beras kepada warga terdampak covid di Dukuh Mlangi Tersono

Kepolisian Sektor (Polsek) Tersono dalam setiap kegiatan selalu mengingatkan warga untuk tetap mematuhi protokol kesehatan, baik menggunakan masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak.

Hal itu dilakukan untuk mencegah dan menekan laju penyebaran Covid-19 di wilayah Kecamatan Tersono.
Salah satu tukang ojek bersyukur mendapat bantuan beras gratis. Dia mengaku, adanya wabah Covid-19, pendapatanya turun drastis, bahkan sering kali tidak mendapat penumpang dalam sehari.

“Alhamdulillah, bantuan beras lima kilogram ini bisa untuk masak paling tidak 3 hari,” katanya.

(Tgh)

Response (1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *