Siswa SDN Bangunsari 1 Juara 2 Pencak Seni Tingkat Kabupaten Madiun

oleh
(foto:Wid/SuryaNenggala)

Siswa SDN Bangunsari 1 Juara 2 Pencak Seni Tingkat Kabupaten Madiun

www.suryanenggala.id– Madiun. Kabupaten Madiun sebagai kampung pesilat Indonesia terus melakukan upaya pengembangan dan pembinaan atlet pencak silat. Salah satunya dengan menggelar acara KOSN (Kompetisi Olah Raga Siswa Nasional) bidang Seni Pencak Silat.

KOSN tahun 2020 digelar di Kec. Kebonsari Kab. Madiun dan dalam gelar acara ini juara 2 di rebut oleh ananda Ferris Ganendra Aryasatya (10 Tahun) dari SD Negeri Bangunsari 1 Kecamatan Dolopo Kabupaten Madiun.

Saat Tim Surya Nenggala dan LPKSM Pasopati Madiun mengunjungi kediaman sang atlit pada Minggu, 8/11/20. Menurut Dian Kartika Kumala Sari ibu dari sang juara, menjelaskan bahwa Ferris latihan di sanggar silat Abiyasa pimpinan Mas Heri Nuryanto Kebonsari.

“Mulai latihan sejak kelas 1 dan sekarang kelas 4. Sebelum menjadi juara 2 KOSN, pernah menjadi juara harapan kompetisi pencak silat. Lokasi kompetisi di gedung UPT Pendidikan Kecamatan Kebonsari. Ferris adalah perwakilan dari sekolah SDN Bangunsari 1 Kecamatan Dolopo. Sebelum di kirim sebagai delegasi sekolah, Ferris diseleksi sangat ketat dan setelah lolos seleksi, kemudian di kirim ke Dinas Pendidikan Nglames Kabupaten Madiun sebagai perwakilan SDN Bangunsari 1”, jelasnya.

Siswa SDN Bangunsari 1 Juara 2 Pencak Seni Tingkat Kabupaten Madiun
Siswa SDN Bangunsari 1 Juara 2 Pencak Seni Tingkat Kabupaten Madiun

Ferris bercita-cita menjadi atlet pencak silat profesional dan siap untuk berlatih dengan semangat dan terus berlatih.
Sementara tanggapan dari Sujatmiko, Ketua LPKSM Pasopati Madiun bahwa Ferris tentunya menjadi kebanggan orang tua karena untuk menjadi juara tentunya melewati tantangan dan seleksi yang ketat dan harus berlatih dengan keras.

Sujatmiko kemudian menanyakan kepada Dian Kumala tentang Ferris, “tentunya bangga sekali karena anak sekecil ini telah menjadi juara 2 KOSN Pencak Silat Tingkat Kabupaten Madiun. Sekolahnya juga tidak terganggu karena bisa membagi waktu antara sekolah dan kegiatan ekstrakurikuler. Ferris ini mempunyai semangat berlatih pencak silat sangat tinggi. Harapan saya sebagai orang tua, Ferris bisa lebih sukses, semakin membanggakan keluarga, lingkungan dan sekolahnya,” pungkas Dian.

(Wid)

Response (1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *